× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Keripik Pisang Binaan PT TPL Dukung Pariwisata Danau Toba

By Redaksi
Dok. PT TPL

Lumban Julu – Majalahcsr. Meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat bisa dilakukan dengan memberikan nilai tambah potensi daerah setempat. Selain itu, dengan wirausaha, maka pembangunan di suatu daerah juga bisa terjadi lantaran adanya bisnis tersebut.

Adalah Desa Jangga Toruan, Kecamatan Lumban Julu Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) yang mempunyai potensi besar untuk komoditi pisang. Dengan pelatihan yang digelar oleh PT Toba Pulp Lestari Tbk, perusahaan bubur kertas, masyarakat setempat pun diajari cara mengolah keripik pisang guna pengembangan ekonomi masyarakat di bidang penciptaan tenaga kerja dan pengembangan ketrampilan pada rabu dan kamis (11-12/10).

Hal ini merupakan salah satu komitmen PT TPL untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan melalui produk makanan oleh-oleh.  “Melalui pelatihan ini kami optimis seluruh anggota kelompok mampu menghasilkan produk terbaik, khsususnya produk olahan dari pisang. Kami yakin produk kripik pisang ini nantinya akan menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Tobasa,” ujar Manajer Pemberdayaan Masyarakat PT TPL, Ramida Siringo-ringo.

Sekretaris Tim Independen dana pengembangan masyarakat PT TPL, Hasudungan Butarbutar, mengapresiasi kegiatan pelatihan pengolahan keripik pisang ini dalam mengembangkan daerah sekitar wilayah pariwisata Danau Toba.  Menurutnya, pelatihan keripik pisang yang nantinya akan menghasilkan produk oleh-oleh khas Tobasa, sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk mengembangkan kawasan wisata di sekitar Danau Toba.

Kegiatan ini juga diapresiasi oleh Kepala Bidang (Kabid) Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Tobasa, M. Sagala. Menurutnya, Pisang merupakan tumbuhan yang unik karena daun dan buahnya memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Ditambahkannya, bahwa Pemkab Tobasa sedang menyiapkan kios sentra oleh-oleh di Balerong Pasar Balige untuk memasarkan produk oleh-oleh kerajinan tangan dan pangan. “Kami ingin kelompok yang memproduksi keripik pisang ini bisa memasarkan produknya di Balerong Pasar Balige,” ujar M. Sagala.

Anggraeni Purba, Sekretaris Camat Lumban Julu, mengatakan bahwa pelatihan pembuatan keripik pisang ini memberikan bukti bahwa potensi di Kecamatan Lumban Julu ini sangat besar untuk dikembangkan, khususnya komoditi pisang. Industri rumah tangga yang berbahan dasar pisang ini dikatakan Anggraeni bisa mengubah persepsi masyarakat bahwa pisang Toba bisa diolah menjadi produk unggul.

Pelatihan pembuatan keripik pisang ini diikuti oleh delapan orang anggota kelompok dari dua desa, yakni desa Jangga Toruan dan desa Lintong Julu. Pelatihan keripik pisang ini dibagi dua sesi, yakni pemilihan bahan baku, teknik penggotangan, dan teknik pengemasan.

Sebelumnya, PT TPL telah melaksanakan sejumlah pelatihan kepada kelompok-kelompok masyarakat Kabupaten Tobasa dan Kabupaten Humbang Hasundutan, seperti pelatihan kopi, pelatihan keripik kentang, dan pelatihan ternak babi.

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]