× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Kemenlu Perkuat Kerja Sama dan Proses untuk HAM

By Redaksi
Dok. Kemenlu

Jakarta ‚Äď Majalahcsr. Hak asasi Manusia (HAM) menjadi perhatian Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya. Mengambil momentum peringatan 70 tahun implementasi Deklarasi Umum HAM dan 25 tahun Deklarasi dan Program Aksi Wina, Kementerian Luar Negeri Indonesia mengadakan acara¬†Jakarta International Conversation on Human Rights di Kementerian Luar Negeri, senin ‚Äď selasa (5-6/2).

Acara yang dibuka oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi ini diharapkan dapat menjadi forum diskusi, tukar pikiran dan berbagi pengalaman, terutama dalam mendorong pemajuan dan perlindungan HAM di tingkat kawasan serta mendorong penguatan HAM di tingkat nasional.

‚ÄúKerja sama dan perhatian terhadap isu HAM penting bagi kita bersama, hal ini untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan penyalahgunaan HAM”, ucap Menlu Retno pada pembukaan pertemuan, seperti yang dikutip dari website Kemenlu.

Pertemuan ini dihadiri oleh Mr. Zeid Ra’ad Al Husein, Komisioner Tinggi HAM PBB (KTHAM), narasumber Dr. N. Hassan Wirajuda dan lebih dari 200 peserta dari kawasan Asia Pasifik. Peserta, antara lain terdiri dari LSM, Organisasi Internasional, Kementerian/Lembaga terkait, dan wakil dari seluruh Perwakilan asing di Jakarta.

Secara khusus, Menlu menyampaikan bahwa di tingkat nasional, Indonesia terus mendorong penguatan kerangka peraturan perundang-undangan serta berbagai institusi dalam bidang HAM, memprioritaskan agenda HAM di pemerintah pusat dan daerah, memperkuat institusi-institusi HAM skala nasional, melakukan kampanye HAM dan peningkatan pendidikan HAM.

Dalam tingkatan kawasan, Indonesia terus berupaya memperkuat performa kinerja the ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR), yang merupakan suatu mekanisme di bawah ASEAN untuk pemajuan HAM di kawasan. Demikian juga, dalam inisiatif agenda Demokrasi dan HAM, Indonesia secara berkesinambungan menjadi tuan rumah event tahunan the Bali Democracy Forum, untuk bertukar ide/pengalaman dan berbagi best practices.

‚ÄúIndonesia meyakini bahwa pemajuan dan perlindungan HAM harus universal dan progresif karena setiap negara menghadapi tantangan tersendiri dan memilki fasenya masing-masing”, papar Menlu.

Dalam hal ini, Menlu Retno Marsudi memberikan penekanan pada tiga poin utama, yaitu : pentingnya perlindungan dan promosi HAM di tingkat nasional, memperkuat mekanisme HAM, dan kerja sama inter-regional.

Sebelum membuka¬†Jakarta International Conversation on Human Rights, Menlu Retno telah bertemu secara khusus dengan Mr. Zeid Ra’ad Al Husein. Pertemuan membahas sejumlah upaya pemajuan dan perlindungan HAM di tingkat kawasan dan global, termasuk di Rakhine State. Menlu RI juga berbagi pengalaman sehubungan kontribusi Indonesia dalam berbagai krisis kemanusiaan di Rakhine State, Afghanistan, serta Mindanao.

Selama di Indonesia, Mr. Zeid Ra’ad Al Husein juga dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden RI dan beberapa Menteri di Kabinet Kerja.

 

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]