× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Kemasan Plastik yang Bisa Dimakan Dari Starter Kombucha

By Redaksi

Mahasiswa desain Polandia Roza Janusz telah menciptakan Scoby, alternatif ramah lingkungan untuk kemasan plastik yang mudah ditanam dengan metode yang sama yang digunakan untuk membuat kombucha. Dibuat dari bakteri dan ragi yang difermentasi, membran organik dapat digunakan untuk menyimpan berbagai makanan ringan seperti biji, kacang, atau bahkan salad.

Kemasan makanan tanpa limbah benar-benar dapat terurai dan juga bisa dimakan setelah digunakan. Hmm, menarik!

Dikembangkan sebagai bagian dari proyek pascasarjana untuk desain industri di School of Form di Poznan, Polandia, Scoby Roza Janusz dibuat untuk membantu petani mengembangkan kemasan nol-buang mereka sendiri. Menggunakan bakteri dan ragi sebagai dasar untuk kombucha, Janusz kemudian menggunakan cairan untuk menumbuhkan membran biodegradable dalam wadah yang dangkal.

Setelah sekitar dua minggu menambahkan gula dan limbah pertanian lainnya untuk memfermentasi material, membran terbentuk di permukaan kemudian bisa dipanen.

“Scoby ditanam oleh petani masa depan tidak hanya untuk produksi kemasan, tetapi juga karena produk sampingan yang berharga, yang tergantung pada konsentrasi, pupuk alami atau minuman probiotik,” kata Roza Janusz. “Jadi mungkin produksi kemasan tidak akan lagi mengotori lingkungan, dan itu bahkan akan memperkaya itu.” lanjutnya seperti yang dikutip oleh Inhabitat.com, Rabu (26/6).

Bahan yang ringan dan tembus cahaya ini mudah dibentuk dan dapat dibentuk agar sesuai dengan berbagai makanan untuk mencegah pembusukan. Berkat pH rendah kemasan yang dapat dimakan, Scoby memiliki masa simpan yang panjang yang bahkan dapat diperpanjang jika digunakan untuk menyimpan produk makanan yang bersifat asam seperti kacang.

Bahannya juga bisa menyerap rasa makanan yang disimpannya. Roza Janusz berencana untuk menjelajahi kemungkinan komersial Scoby dalam waktu dekat dan baru-baru ini menyerahkan desainnya untuk Penghargaan Konsep Pin Desain Emas 2018.

Keywords: , , ,

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]