× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Kebijakan Destinasi Tirta,  Berbuah Kenaikan Pendapatan Hingga 50,4%

By Redaksi
(atas-bawah) Ricardo Setyawanto (Direktur Perseroan), Hie Luang Kiauw (Direktur Perseroan), Renato Domini (Direktur Utama), Kaka Ramayana (Direktur Independen), Augustine Constantine Robot (Komisaris Independen), Adhi Tirtawisata (Founder & Chairman Panorama Group), Dharma Tirtawisata (Komisaris Utama), Rocky W Praputranto (Komisaris Perseroan). Dok. PDES

Jakarta – Majalahcsr. Kebijakan-kebijakan dalam perusahaan menjadi keuntungan tersendiri bagi perusahaan. PT Destinasi Tirta Nusantara (PDES) mempunyai beberapa kebijakan yang menjadikan kenaikan pendapatan hingga 50,4% dari Rp 334.5 miliar pada tahun 2015 menjadi sebesar Rp 503.1 miliar pada tahun 2016.

Apa yang dikembangkan perusahaan?

Beberapa kebijakan yang telah dijalankan perusahaan jasa wisata selama 2016 yang diantaranya adalah pengembangan internal IT system dengan nama Tour Plan – sebuah platform inventory produk yang menghubungkan antara product development, marketing, hingga akunting. Kemudian penggunaan Indonesia Travel Xchange (ITX) sebagai B2B platform daring (online), restrukturisasi organisasi dengan menambah tenaga ahli yang menguasai bidangnya, staff training sesuai dengan bidangnya.

Bahkan perusahaan memperbaharui produk wisata dengan fokus pada 10 destinasi baru, serta memaksimalkan tampilan melalui website dan penambahan unit transportasi. Selain itu perseroan juga mengakuisisi PT Buaya Travel Indonesia.

Dari kinerja perseroan sepanjang 2016, perseroan memperoleh Laba Bersih senilai 25,6 Milyar, dimana 25,2 Milyar dikeluarkan sebagai dividen bagi pemegang saham berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2016 tanggal 12 Juni 2017.

 

Target 2017.

Banyaknya minat masyarakat yang bepergian ke destinasi wisata membuat PDES memfokuskan usahanya pada produk beach holiday, cruising, culinary, luxury travel, mice, family holiday, wellness & spa packages hingga tailor made itinerary. PDES juga menargetkan/memproyeksikan penjualan sebesar 591 Miliar dengan jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia sebanyak 180.000 pada akhir tahun 2017.

Perseroan pun menyusun beberapa rencana untuk tahun 2017 ini, yaitu ;

  • Memperkuat layanan pendukung serta jaringan operasional baik didalam maupun diluar negeri dalam rangka menangkap potensi Asean sebagai One Single Destination;
  • Menjajaki kerjasama strategis dengan pihak lain demi mendukung pengembangan pasar;
  • Membuka kantor operasional di Cengkareng Business City pada kuartal IV 2017;
  • Optimalisasi Teknologi Informasi demi peningkatan efektifitas dan efisiensi untuk mengejar laju pertumbuhan usaha;
  • Peningkatan mutu sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan tantangan yang ada demi mendukung kinerja perseroan.

Untuk menunjang keberlanjutan usaha seiring dengan langkah-langkah strategis yang telah ditetapkan tersebut, Perseroan menganggarkan belanja modal sebesar 14,2 milyar pada tahun 2017. Rencananya sejumlah biaya tersebut akan digunakan untuk pembelian kendaran pariwisata; penambahan kantor operasional; dan pengkinian sistem informasi teknologi yang mendukung bagi pertumbuhan usaha.

“Pertumbuhan yang positif ini menunjukkan bahwa strategi yang kami implementasikan sudah tepat. Kami akan terus mempertahankan fokus ini guna mencapai tujuan kami, mendukung langkah pemerintah dalam mengembangkan industri pariwisata Indonesia, serta mempertahankan citra kami sebagai perusahaan jasa wisata terbesar di Indonesia yang terpercaya” ujar Renato Domini, CEO PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk.

 

Redaksi

“Yang minum obat setiap hari itu tidak hanya kamu. Yang sakit diabetes juga minum obat. Yang hipertensi juga rajin minum obat.” Itulah kata-kata yang Tice sampaikan kepada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ia dampingi agar mau rajin terapi dan minum obat. Tice adalah seorang ibu rumah tangga yang berkomitmen menjadi pendamping ODGJ, bukan perawat […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]