× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Kebijakan Berkelanjutan yang Transparan ke Stakeholder di PT TPL

By Redaksi
Dok. PT TPL

Parapat – Majalahcsr. Sebagai kelanjutan dari forum konsultasi pemangku kepentingan (stakeholder) dengan PT. Toba Pulp Lestari, Tbk. (TPL) yang digelar September lalu di Medan, PT TPL mengadakan kegiatan serupa di Tobasa untuk lebih menyerap masukan dari stakeholders di tingkat lokal di area operasional PT TPL.

Forum konsultasi pemangku kepentingan yang kedua ini membahas isu  tentang aspek ekologi dan aspek sosial yang berkembang di masyarakat serta isu yang berkembang dalam konteks lokal di Tobasa, Selain itu pertemuan ini juga akan mengidentifikasi potensi kemitraan yang dapat dijalankan bersama dalam kerangka perhutanan sosial, dan melakukan sosialisasikan Kebijakan Keberlanjutan.

“PT. TPL dengan paradigma baru menjalin komunikasi yang intensif kepada seluruh pemangku kepentingan seperti lembaga swadaya masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat, pemerintah daerah yang berada di wilayah sekitar operasional PT TPL. Karena stakeholder adalah pemegang posisi kunci dalam perannya memberikan masukan, memantau, dan menjadi tempat agar komitmen tersebut bisa direalisasikan dan terjalin sinergitas antar masyarakat dengan PT TPL,” ujar Manajer Sustainability PT TPL, Henky Satrio Wibowo.

Henky  menambahkan bahwa filosofi bisnis PT TPL mencakup seluruh pemangku kepentingan. Community (masyarakat), country (negara), climate (iklim dan lingkungan), customer (pelanggan), dan company (perusahaan). Forum konsultasi ini dirasa sangat penting bagi bagi perseroan untuk mencapai komitmen kebijakan keberlanjutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Mintar Manurung, menyambut baik adanya forum diskusi antar pemangku kepentingan ini. “Forum ini penting dan baik bagi elemen masyarakat, pemerintah, dan PT TPL. Semoga semua komitmen PT TPL dapat dilaksanakan semua sesuai dengan apa yang direncakan sejak awal,” ujar Mintar Manurung.

Forum Multistakeholder ini diikuti oleh 40 orang yang meliputi perwakilan tokoh masyarakat di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), tiga orang dari Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), empat orang dari Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dan dua orang dari Kabupaten Asahan. Sementara itu, perwakilan dari pemerintah daerah diwakili oleh kantor PSKL Medan, KPHL Tobasa, KPHL Humbang Hasundutan, KPHL Taput, dan Dinas Lingkungan Hidup Tobasa hadir di forum ini. Selain itu ada perwakilan sekitar  11 lembaga swadaya masyarakat hadir di acara ini.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]