banner
Ilustrasi Keluarga. Foto : Istimewa
Wawasan

Kartini Masa Kini Adalah Mandiri Secara Finansial

385 views

MajalahCSR.id – Dalam memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April kemarin, para perempuan Indonesia diingatkan lagi untuk terus memperjuangkan cita-cita, kuat, dan memiliki sikap mandiri, seperti sosok Kartini. Terutama sebagai Kartini masa kini, perempuan juga perlu mandiri secara finansial.

Seorang perempuan yang mandiri secara finansial adalah perempuan yang dapat menghasilkan uang serta mengelola keuangannya sendiri sehingga memiliki kekuatan dalam mengambil keputusan. Bagi perempuan yang sudah menikah, mandiri secara finansial ini berarti menjadikan penghasilannya sebagai ‘sekoci cadangan’ yang bisa jadi bantuan berarti saat keluarga mengalami musibah yang tidak diinginkan dan dapat meringankan beban finansial sang suami.

Mengatur uang dalam pernikahan terkadang tidak semudah teori karena membutuhkan kemampuan negosiasi dan komunikasi tingkat tinggi. Pembagian budget dari penghasilan sering dirasa tidak adil, terutama untuk pasutri kaum pekerja, karena double income bisa bukan double power malah menjadi double trouble. Oleh karena itu, perlu dipahami bahwa menikah bukan kompetisi penghasilan tapi bagaimana bergantian dan bersama mengambil tanggung jawab agar bisa mencapai tujuan bersama.

Tapi, ada beberapa poin yang wajib dipahami untuk menjadi perempuan mandiri secara finansial saat sudah menikah:

Memiliki Penghasilan

Seorang perempuan mandiri secara finansial harus memiliki penghasilan agar mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, memenuhi kebutuhan mendadak, risiko finansial yang mungkin terjadi, bahkan mempersiapkan kebutuhan di masa mendatang. Penghasilan istri ini dapat membantu penghasilan suami yang dirasa kurang.

Memiliki Tabungan

Menjadi ‘manager keuangan’ di rumah tangga berarti harus pintar mengelola keuangan, salah satunya adalah dengan memiliki tabungan. Tabungan ini dapat berfungsi sebagai dana darurat yang dapat dipakai sewaktu-waktu untuk keperluan mendadak dalam jangka pendek. Sebagai dana siaga, sebaiknya dana ini mudah dicairkan ya!

Memiliki Proteksi Diri atau Asuransi

Untuk memproteksi diri dan keluarga dari risiko finansial, seorang perempuan yang mandiri secara finansial biasanya memahami pentingnya proteksi diri dengan asuransi. Karena dengan memiliki asuransi, pos-pos keuangan yang sudah dikelola tetap berada pada posnya masing-masing dan tidak akan terganggu.

Salah satu produk asuransi dasar yang harus Kamu miliki adalah asuransi kesehatan seperti Asuransi Bebas Handal yang mudah dibeli secara online, di ifwd.co.id.

Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Bagi perempuan yang telah memiliki anak, hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah memastikan anak dapat mendapatkan pendidikan terbaik. Untuk mencapai hal itu, perempuan dapat merencanakan dana pendidikan anak yang tepat.

Memahami Pentingnya Investasi

Perempuan yang mandiri secara finansial juga perlu memahami pentingnya investasi. Dengan investasi, ada potensi di masa depan yang lebih cerah. Hal ini menjadikan posisi keuangan menjadi lebih terukur dan terarah.

Menyiapkan Dana Pensiun

Seorang perempuan pun tidak mungkin bekerja terus-menerus. Ada saatnya memasuki usia pensiun atau mungkin ingin fokus mengurus anak di rumah. Agar dapat menikmati hal itu, seorang wanita dapat menyiapkan dana pensiun sejak dini.

Itulah beberapa kriteria perempuan mandiri secara finansial. Apakah sudah ada yang memiliki salah satu di antara kriteria tersebut? Atau bahkan sudah memiliki semua kriterianya? Jika belum, yuk mulai lakukan dari sekarang!

banner