banner
Maybank Women Eco Weaver – CEO Maybank Foundation Shahril Azuar Jimin (kiri) memberikan penjelasan tentang program pemberdayaan ekonomi di tingkat regional bagi komunitas perempuan pengrajin tenun, Maybank Women Eco Weaver, kepada Presiden Republik Indonesia (RI) Jokowi (kedua kiri) dengan didampingi Sekretaris Jenderal ASEAN Le Luong Minh (kedua kanan) dan Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat (kanan) di tengah peringatan hari jadi ke-50 ASEAN di Sekretariat ASEAN, Jakarta (11/8). Program Maybank Women Eco Weavers tengah berjalan di tiga negara ASEAN yaitu Indonesia, Kamboja, dan Laos. Di Indonesia, pelaksanaan program dipusatkan di Lombok Tengah, Lombok Timur, Sawah Lunto dan Tanah Datar yang mendukung 200 pengrajin tenun.Dok. Maybank
Berita

Kain Tenun Tarik Minat Maybank Women Eco Weavers

1373 views

Jakarta – Majalahcsr. Salah satu warisan budaya di beberapa wilayah di Indonesia adalah kain tenun. Kain yang dibuat dengan menggunakan alat tradisional ini telah dikenal bahkan hingga ke mancanegara. Sayangnya peluang bisnis industri ini masih kurang, entah karena pemasaran maupun ketertarikan dari kaum muda untuk terjun langsung untuk menenun.

Adalah program Women Eco Weavers yang bertujuan untuk lebih meningkatkan seni tenun tradisional secara global secara berkelanjutan. Caranya adalah dengan menciptakan peluang bisnis dan memperkaya peran strategis kaum perempuan di berbagai komunitas untuk mencapai independensi ekonomi (economic independence).

Program ini juga membantu melestarikan warisan dan budaya lokal serta membantu membangun kapasitas pengrajin tenun baru. Fokus utamanya adalah melestarikan, melanjutkan dan mendukung teknik pembuatan tenun tradisional dengan fashion modern untuk menghubungkan dan mengidentifikasi nilai kolektif tenun, dengan cara yang ramah lingkungan.

Program ini adalah salah satu program utama Maybank Foundation, yang ditampilkan dalam perayaan hari jadi ke-50 ASEAN yang diselenggarakan di Sekretariat ASEAN Jakarta. Program berskala regional yang diadakan Maybank Fundation ini bertujuan

Ini merupakan pertama kalinya bagi Maybank sebagai organisasi perusahaan di regional ASEAN diundang untuk berpartisipasi dalam sebuah program ASEAN yang memiliki tujuan selaras dengan ASEAN Socio-Cultural Community Blueprint yaitu meningkatkan kualitas hidup yang tinggi, memiliki akses yang sama untuk mendapatkan peluang dan dan perlindungan hak asasi manusia. Sementara pada saat yang sama melestarikan seni dan budaya di regional ASEAN.

Program Maybank Women Eco Weavers tengah berjalan di 3 (tiga) negara ASEAN yaitu Indonesia, Kamboja, dan Laos. Di Indonesia, mitra programnya adalah Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK) dengan pelaksanaan program yang dipusatkan di Lombok Tengah, Lombok Timur, Sawah Lunto dan Tanah Datar yang mendukung 200 pengrajin tenun.  Sedangkan di Kamboja, Maybank bermitra dengan Color Silk Foundation dan memiliki pusat pelatihan di Provinsi Takeo yang diberi nama “Maybank Silk Weaving Training Centre” yang telah berhasil membina 50 pengrajin tenun baru dan 26 pengrajin tenun  yang sedang menjalani pelatihan.

Di Kamboja program ini juga menjalankan sebuah program serikultur untuk menanam pohon murbei yang merupakan bagian penting dalam budidaya ulat sutera dan benang sutera.  Saat ini sudah ada 140 keluarga menanam pohon murbei dalam program ini dan yang ditanam sudah mencapai lebih dari 20.000 pohon murbei. Di Laos, program ini bermitra dengan Lao Sericuluture Company yang dikenal dengan Mulberrys yang saat ini mendukung keseluruhan sistem tenun sutra di Provinsi Xieng Khuoang, Republik Demokratik Rakyat Laos.

Program Maybank Women Eco Weavers adalah salah satu program utama Maybank Foundation yang dirancang untuk mendukung semangat kebersamaan negara-negara ASEAN dalam mengangkat dan mempromosikan seni mendukung perempuan  yang kurang mampu untuk mencapai independensi ekonomi dan pada saat yang sama mendukung inklusi keuangan . Program ini ditargetkan kepada perempuan pengrajin tenun dari komunitas miskin kotadan masyarakat marjinal.

Program ini didukung ASEAN Foundation karena mengembangkan misi yang sama untuk melestarikan warisan budaya ASEAN dan berkontribusi dalam membangun identitas ASEAN.

 

banner