× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Jam Tangan Unik dari Bandung, Talinya Berbahan Jamur

By Redaksi
Jam Tangan Ramah Lingkungan. Foto: Mycotech.

Selain penunjuk waktu, ibarat busana, jam tangan kini menjadi bagian dari fesyen. Dengan memakai jam tangan yang unik dan keren, otomatis bisa mendongkrak rasa percaya diri pemakainya. 

Usai jadi bagian ikon fesyen, kini ada trend jam tangan alias arloji memakai bahan ramah lingkungan.  Seiring kian sadarnya masyarakat terhadap lingkungan, perusahaan pembuat jam tangan asal Bandung, membuat terobosan dalam produknya.

Mycotech nama perusahaan itu, mendesain tali jam tangan yang terbuat dari bahan yang dinamakan Mycelium leather atau “akar jamur”. Material ini dikenal sangat berserat, kuat dan lentur, serta tahan air.  Material ini dikenal sebagai bahan alternatif untuk produk yang selama ini terbuat dari kulit hewan atau bahan sintetis lain. Dengan kata lain, sangat ramah lingkungan.

Seperti dilansir dari reuters, Erlambang Ajidarma, kepala riset di Mycotech mengisahkan, pihaknya terinspirasi dari tempe, saat mencoba membuat tali jam tangan dari mycelium leather.

“Akhirnya, kami menemukan satu jenis jamur dengan akar yang bisa disusun menjadi material baru,”ungkap Erlambang. Erlambang dan timnya sudah melakukan riset jamur sejak 2016 lalu.

Kini perusahaan Mycotech, mengembangkan jamur tersebut dari media serbuk gergaji. Caranya dengan membungkus serbuk gergaji itu dengan plastik khusus sehingga menjadi kering. Setelahnya, serbuk gergaji lalu dipotong-potong dengan ukuran yang disesuaikan.  

Prosesnya cukup melelahkan, karena harus menunggu sampai 3 minggu untuk memanen 10 meter persegi material bahan. Meski begitu, Erlambang mengaku proses itu masih wajar.

Ongkos pembuatan bahan ini jauh lebih murah dibanding kulit sintetis dari minyak bumi. Selain itu, menurut Erlambang, proses produksi dari mycelium ini hanya menimbulkan sepersekian kali karbon dioksida dibanding proses produksi bahan kulit hewan.

Erlambang dan tim juga memakai ekstrak daun, akar dan limbah makanan sebagai pewarna mycelium leather-nya, yang proses pewarnaannya jauh lebih cepat dibanding kulit hewan.

Hasil pengembangan produk tali jam tangan ramah lingkungan ini, lantas dilirik oleh perusahaan pembuat jam tangan dari kayu Pala Nusantara. Harga dari jam tangan ini ditawarkan di kisaran Rp. 900 ribu hingga Rp 1,3 juta. Konsumen dapat membeli secara online, kata Direktur Utama Pala Nusantara, Andang Maulana Syamsuri.   

Seorang konsumen asal Jakarta, Nurcholis Irvan, mengatakan, “Saya tertarik membeli jam tangan ramah lingkungan ini karena alergi pada bahan jam tangan sebelumnya.”

Sebelumnya, Mycotech dikenal sebagai produsen bahan bangunan ramah lingkungan yang terbuat dari jamur mycelium.

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]