banner
Dok. ACT
Berita

Indonesia Adalah Bangsa yang Peduli

987 views

Jakarta – Majalahcsr. Bantuan kemanusiaan dari Indonesia seringkali mewarnai dunia internasional. Misalnya saja bantuan kemanusiaan ke Suriah berupa 1000 ton beras.

Selain ke Suriah, Indonesia juga telah melakukan bantuan berupa Kapal Kemanusiaan untuk pengiriman beras yang ke lima kalinya. Sebanyak 10 ribu ton beras dari rakyat Indonesia telah disalurkan Tim  ACT ke rakyat yang membutuhkan karena kekeringan, kelaparan dan korban ‘konflik berdarah’  di mancanegara lainnya yaitu Somalia, Rohingya, dan Palestina.

Kapal Kemanusiaan ini juga sudah sampai ke sejumlah daerah termasuk ke korban gizi buruk di Asmat – Papua.  Bahkn Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengapresiasi program ini dan akan mensupport program-program dengan mempermudah pengurusan perizinan pengiriman bantuan yang kini tengah dijalankan ACT seperti  pengiriman bantuan 1000 ton beras, Desa Wakaf dan Global Qurban.

Selain perijinan, Kementerian yang dipimpinnya juga akan mensupport alat pertanian seperti traktor, bibit, pupuk untuk Program KKS dan Desa Wakaf serta benih kambing untuk Program Global Qurban. “Kami juga akan ikut membina petani untuk Program Desa Wakaf di Blora, Merauke dan wilayah lainnya,” ujarnya seperti yang disebutkan dalam rilis, Rabu (27/3).

Vice President Humanity Program – ACT, M.Insan Nurrohman mengatakan bahwa Kementerian Pertanian sudah banyak mensupport sejak Program Kapal Kemanusiaan ini diluncurkan, mulai dari Somalia, Rohingya,  Papua, Palestina hingga yang akan diberangkatkan.

Menurut Insan, ACT merupakan bagian dari elemen rakyat Indonesia yang membawa bendera merah putih untuk menyampaikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia peduli dan tidak buta dengan krisis kemanusiaan.

Sementara itu menurut Vice President Communication-ACT, Iqbal Setyarso, Kapal Kemanusiaan (KK) bukanlah program karitatif, tapi multiprogram sarat tujuan.  Pertama,  KK  merupakan program pemberdayaan. Kedua,  KK merupakan program kebangsaan,  patriotik nasionalisme.  Ketiga,  KK adalah tools perdamaian.

“Kapal Kemanusiaan  wahana bersama bangsa dan rakyat,  dengan elemen bangsa Indonesia lainnya,  mewujudkan dunia yang lebih baik. Dengan itu,  Indonesia merangsek menjadi pionir perdamaian dunia.  Kesungguhan Kementerian Pertanian RI,  yang ditunjukkan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman,  semoga menjadi pertanda positioning baru negeri ini, di pentas inisiatif-inisiatif perdamaian dan pengentasan kemiskinan dunia kini dan esok,” tutup Iqbal.

banner