× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Hotel Trump Terciduk Menyalahi Aturan Lingkungan

By Redaksi
Trump International Hotel and Tower. Foto : Barry Brecheisen/Invision/AP

MajalahCSR.id – Sudah bukan rahasia lagi jika mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bersikap meremehkan pada isu lingkungan. Itu tercermin dari sejumlah kebijakannya yang kontroversial semasa menjabat.

Tak lama usai melepas jabatan, Trump kembali jadi sorotan berita. Adalah Hakim Sophia H, pada Jumat (5/2/2021) lalu, memvonis Trump International Hotel & Tower di Kota Chicago bersalah karena operasionalnya  mengancam peraturan lingkungan. Sistem pendingin dan pemanas di hotel mewah tersebut menyedot 20 juta galon air per hari dari Sungai Chicago tanpa mengindahkan fungsi sungai tersebut sebagai habitat asli 30 jenis ikan.  

Kasus ini bermula pada 2018, dan menjadi perhatian publik setelah hotel Trump itu menjadi satu-satunya gedung bertingkat di kota tersebut yang tak  mengindahkan peraturan perlindungan ikan di perairan lokal. Semua fasilitas besar yang secara langsung memanfaatkan sungai dan danau diharuskan patuh pada peraturan federal untuk meminimalisasi terbunuhnya habitat ikan akibat aktivitas gedung bertingkat yang mengakibatkan perubahan suhu dan tekanan air sungai.

Dikabarkan, hotel milik Trump tersebut mampu menyedot air sungai hingga seukuran kolam renang olimpade di bawah hitungan satu jam. Bahkan, yang mengerikan dan mengancam habitat sungai, hotel itu lantas memompa kembali air kembali ke sungai yang suhunya 35 derajat Fahrenheit atau sekitar 2°C lebih panas. Perbedaan suhu tersebut meskipun kecil, namun sangat berpengaruh pada kehidupan habitat sungai.

Pada persidangan yang bakal dilaksanakan pada 11 Maret nanti, otoritas akan berdiskusi soal penerapan penalti atau hukuman ganti rugi. Jaksa Umum Illinois, Kwame Raoul rencananya akan mendenda US$ 50.000 per hari ditambah US$ 10.000 untuk setiap pelanggaran yang terus dilakukan. Dengan demikian, jumlah denda diperkirakan mencapai US$ 12 juta atau sekira Rp 169,2 miliar (kurs Rp. 14.100). Sayangnya, biasanya pihak tergugat melakukan banding untuk memperkecil denda seminimal mungkin.

“Tak seorang pun bebas dari keharusan tunduk pada hukum perlindungan lingkungan dan sumber alam di Illinois, dan kami akan terus mencari bukti pihak tergugat yang sudah melanggar peraturan negara tentang lingkungan terutama pada Sungai Chicago,” tegas Raoul dalam pernyataannya.

Pada 2018 lalu, perwakilan Trump Tower menolak sebuah tuntutan hukum dengan menudingnya bermotif politik. Sementara ikan bluegill, white perch, wall eye, dan largemouth bass dibiarkan berjibaku hidup di tengah sistem  filtrasi hotel yang mencemari habitat mereka di sungai.

 

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]