× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Tanggal 4 Juni Ternyata Hari Keju

By Redaksi
Ilustrasi Varian Keju. Foto : Istimewa

MajalahCSR.id – Keju dikenal sebagai makanan sehat yang lezat. Meskipun berasal dari susu hewani, variannya ternyata beragam. Selain dikonsumsi langsung, keju juga menjadi campuran hidangan makanan lain. Sudah tahukah bila tanggal 4 Juni ini adalah Hari Keju (Cheese Day)? Ya, Hari Keju adalah sebuah hari yang diperingati di Amerika Serikat. Sampai saat ini asal usul Hari Keju masih belum jelas terliterasi. Namun, setidaknya Hari Keju adalah hari peringatan untuk salah satu makanan tertua di dunia.

Menilik sejarah, keju pertama kali dibuat sekitar tahun 8.000 SM (sebelum masehi) setelah ditemukannya cara domestikasi hewan. Para arkeolog juga telah menemukan fakta, keju tersedia di beberapa tempat dan periode sejarah yang berbeda. Periode tersebut dimulai di Polandia pada 5500 SM; Mesir di 2000 SM; dan Cina lebih dari 3000 tahun lalu.

Beberapa ahli sejarah mengungkapkan, keju awalnya ditemukan secara tidak sengaja saat para gembala menyimpan susu di dalam perut sapi. Enzim di perut hewan membuat susu menjadi kental dan terpisah menjadi dadih dan whey. Hingga saat ini, cara pembuatan keju telah demikian berkembang, dan terdapat sekitar 1.400 macam keju di dunia.

Saat ini terdapat dua macam keju yang dapat kita temukan, yaitu keju segar dan keju olahan. Diantara kedua pilihan keju ini, yang paling baik untuk kita pilih adalah keju segar yang sepenuhnya terbuat dari susu sapi segar tidak berpewarna, tanpa bahan pengawet atau pun tambahan bahan kimia. Sementara keju olahan sering kali terdiri dari campuran sedikit keju ditambah pewarna, perasa dan bahan pengawet agar membuatnya tahan lebih lama.

Keju segar, yang terbuat dari 100% susu sapi segar, tidak hanya gurih, tapi juga mengandung manfaat-manfaat susu untuk kesehatan tubuh. Beberapa manfaat itu seperti mencegah kondisi osteoporosis, atau berkurangnya kepadatan tulang. Sebagai makanan berbahan dasar susu, keju mengandung protein, kalsium, dan vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang. Alhasil, mengonsumsinya secara teratur dan benar bisa terhindar dari osteoporosis.

Manfaat lain, keju baik untuk kesehatan gigi. Sebuah studi membuktikan, mengonsumsi keju terutama keju cheddar dapat membantu mencegah gigi berlubang. Kandungan alkali di dalam keju mampu menetralisasi asam yang dapat membuat lubang pada gigi.

Keju mengandung vitamin B12 yang tinggi. Vitamin B-12 adalah vitamin terbesar dan paling rumit yang membantu produksi sel darah merah, protein dan DNA serta baik untuk kesehatan mental dan kesehatan syaraf. Vitamin B12 hanya dapat ditemukan pada produk hewani atau suplemen. Mengonsumsi keju dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin B12 karena keju mengandung 10-39& kebutuhan vitamin B12 harian.

Selain itu, keju dapat membantu menurunkan tekanan darah. Keju yang tinggi kalsium dapat menurunkan tekanan darah dan membantu mencegah hipertensi. Perlu diingat bahwa selain mengonsumsi kalsium, konsumsi sodium juga harus dibatasi. Tak hanya menurunkan tekanan darah, keju bisa memperkuat sistem imun tubuh. Keju yang diperkaya dengan probiotik dapat memperkuat sistem imun tubuh dan mencegah penyakit seperti immunosenescence, yang menyerang daya tahan tubuh.

Jadi mengosumsi keju pada saat ini sangat tepat. Sebab, penting bagi kita untuk bisa tetap memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Imun tubuh yang kuat bisa menangkis ancaman virus termasuk virus corona.

Salah satu produsen susu ternama, Greenfields, bisa dijadikan referensi untuk menikmati sekaligus mendapatkan manfaat nutrisi dari keju. Terdapat empat varian keju, yang memiliki manfaat positif yang sama, mulai dari Mozzarella, Ricotta, Camembert, dan Bocconcini. Jangan lupa untuk selalu memeriksa tanggal kadaluarsa saat membeli produk keju. Selamat  hari keju, dan mengonsumsilah keju dengan bijak, agar tak ada sisa limbah makanan yang justru membahayakan bagi lingkungan.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]