× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Greta Thunberg Diabadikan ke dalam Nama Spesies Keong di Hutan Brunei

By Redaksi
Craspedotropis gretathunbergae. Foto : Taxon Expeditions

Nama aktivis remaja pengusung gerakan peduli perubahan iklim, Greta Thunberg, diabadikan ke dalam satu spesies keong langka asal Taman Nasional Ulu Temburong, Brunei.

Remaja asal Swedia ini begitu menyita perhatian publik sejak gaung aksinya sejak 3 tahun lalu dilakukan. Berbagai penghargaan telah diraih Greta, seperti 2 kali nominator penghargaan Nobel Perdamaian, dinobatkan sebagai Time Person Of The Year (oleh majalah prestisius, Time), bahkan dibuatkan film dokumenter oleh pembuat dokumenter ternama, Hulu.

Seperti yang diungkap geek.com, nama Greta Thunberg kembali mendapat kehormatan usai tim ilmuwan dari Taxon Expeditions mengabadikannya ke dalam nama spesies keong yang terancam perubahan iklim. Uniknya keong tersebut berasal dari hutan tropis di Kalimantan, Indonesia.

Keong kecil dengan cangkang hitam dan putih pucat ini diberi nama Craspedotropis gretathunbergae. Termasuk ke dalam spesies keong yang sangat sensitif terhadap kondisi kekeringan, cahaya, suhu ekstrim, dan kehancuran hutan. Sebuah kondisi yang selama ini dilawan oleh aktivis Greta Thunberg.

“Penamaan keong sebagai Greta Thunberg ini bermaksud untuk mengingatkan bahwa, generasi remaja ini yang akan mengambil tanggung jawab memperbaiki masalah (iklim) yang sebenarnya bukan hasil perbuatan mereka,” kata salah satu ilmuwan, J.P. Lim. Pernyataan Lim ini seolah satir dan menyindir pemimpin negara yang mengeksploitasi sumberdaya alam demi ekonomi tanpa hirau akibatnya. 

Hal ini juga dimaksudkan agar semua orang lintas generasi membantu perjuangan Greta, lanjut Lim menambahkan.

Aksi ini bukan kali ini saja dilakukan Taxon. Pada 2018 Taxon pernah menamakan spesies kumbang dengan nama aktor sekaligus aktivis lingkungan, Leonardo DiCaprio. Aktor Oscar ini bahkan sempat mengganti foto profil medsos-nya dengan foto kumbang tersebut, untuk menghargai penamaan itu.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]