× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Frisian Flag Indonesia Kirim Juara Kompetisi Farmer2Farmer 2019 ke Belanda

By Redaksi

PT Frisian Flag Indonesia (FFI) Rabu (10/04/19) mengumumkan 4 (empat) pemenang dari Kompetisi Farmer2Farmer 2019. Kompetisi ini digelar untuk peternak sapi perah terpilih yang dilaksanakan di bawah inisiatif Farmer2Farmer. Tujuannya, mendorong peternak sapi perah lokal untuk menerapkan good dairy farming practice (GDFP) secara terus menerus dan konsisten. Mereka terpilih dari 110 peserta yang telah melalui proses penilaian sejak Januari 2019.

Keempat pemenang tersebut akan mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi peternakan sapi perah di Belanda. Selain kunjungan, mereka pun mendapatkan pelatihan intensif dari peternak sukses Belanda selama dua minggu pada Juli 2019.

Kompetisi Farmer2Farmer 2019 merupakan bagian dari program Farmer2Farmer dari FFI. Program berkelanjutan ini bernaung di bawah Dairy Development Program (DDP) oleh perusahaan induk, FrieslandCampina. Program ini adalah salah satu upaya FrieslandCampina untuk mewujudkan tujuan Nourishing by Nature ke dalam kehidupan sehari-hari demi mencapai tujuan jangka panjang perusahaan. Diantaranya, memberikan nutrisi yang lebih baik kepada dunia, meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah lokal di negara-negara FrieslandCampina beroperasi, serta membangun dunia yang lebih baik untuk generasi sekarang dan yang akan datang.

Selain itu, pelaksanaan program Farmer2Farmer diharapkan dapat membantu memenuhi permintaan susu sapi nasional di Indonesia. Menurut data Kementerian Pertanian, produksi susu sapi lokal hanya dapat memenuhi 20% dari permintaan susu nasional. Situasi ini mendorong FFI berkomitmen dalam memberdayakan peternak sapi perah secara berkelanjutan, salah satunya adalah melalui Kompetisi Farmer2Farmer.

Tahun ini menjadi tahun ketujuh dari implementasi program Farmer2Farmer. Kompetisi ini dimulai dari awal tahun dengan melibatkan para peternak sapi perah lokal yang berasal dari empat koperasi peternak sapi perah di Jawa Barat dan Jawa Timur, yaitu Koperasi Peternakan Sapi Bandung Selatan Pangalengan (KPBS Pangalengan) dan Koperasi Peternakan Sapi Bandung Utara Lembang (KPSBU Lembang) di Jawa Barat, Koperasi Usaha Tani Ternak Suka Makmur (KUTT Suka Makmur) dan Koperasi Bangun Lestari di Jawa Timur.

Setelah melakukan proses seleksi secara intens, sejumlah 110 peternak sapi perah terpilih untuk mengikuti kompetisi dan telah melalui proses penilaian sejak Februari 2019. Keempat pemenang kemudian dipilih berdasarkan keterampilan teknis dan non-teknis mereka terkait dengan peternakan sapi perah.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Ketut Diarmita, pada upacara penutupan kompetisi Farmer2Farmer 2019, mengungkapkan, “Industri susu di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam memenuhi permintaan susu nasional. Kami berharap program ini akan terus menginspirasi peternak sapi perah lokal untuk tetap konsisten dalam menerapkan GDFP yang akan meningkatkan kualitas dan produktifitas produksi susu mereka.”

Program Farmer2Farmer diluncurkan pada 2013 dan sejak itu telah menjangkau sekitar 1.000 peternak sapi perah lokal. Pemenang kompetisi Farmer2Farmer 2019 diharapkan dapat membagikan pengetahuan mereka tentang GDFP kepada peternak lainnya sehingga akan semakin banyak peternak sapi perah yang diberdayakan dan memiliki kualitas hidup lebih baik sebagai peternak sapi perah.

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]