× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Fortuna Gelar Pelatihan Digital Branding Untuk UMKM Milenial Batik Pekalongan

By Redaksi
FORTUNA Gelar Pelatihan DIgital Branding UMKM Batik di Pekalongan

FORTUNA, salah satu icon brand agency lokal terbesar di Indonesia membuka pelatihan yang bertema “Batik Tiada Batas” untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Milenial pengrajin Batik. Bertempat di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pekalongan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM melalui media digital, digital branding dan digital marketplace. Acara ini juga dihadiri oleh
Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi dan berbagai UMKM Milenial pengrajin Batik di Pekalongan.

Selama 4 bulan, perusahaan akan menggelar pelatihan seminar setiap bulannya yang diikuti lebih dari 30 UMKM pengrajin batik milenial dan kalangan difabel asal Pekalongan. Bagi peserta yang memperlihatkan progress atau hasil terbaik juga akan diberikan penghargaan.

FORTUNA Gelar Pelatihan Digital Branding untuk UMKM Batik Pekalongan

FORTUNA bersama RTV dan Rajawali Foundation melihat literasi digital merupakan aspek yang sangat penting dimiliki oleh pelaku bisnis berbagai skala, khususnya UMKM. Hal ini didukung oleh data bahwa penetrasi internet di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya.

Hasil survei APJII pada tahun 2018 menyatakan bahwa jumlah penetrasi internet di Indonesia telah meningkat sebesar 10,12% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Data ini menunjukkan bahwa internet merupakan bagian dari gaya hidup masyarakat di era digital. Tentunya ini menempatkan digital branding sebagai kebutuhan baru yang wajib dipahami oleh pelaku bisnis, termasuk bisnis kecil dan menengah di Indonesia. Digital branding akan mendorong pelaku UKM, khususnya industri batik khas Pekalongan, untuk bersaing di pasar nasional hingga pasar internasional.

CEO Fortuna, AG Edhi Bawono, mengatakan, “Batik Tiada Batas” diartikan, dengan memanfaatkan teknologi digital, Batik bisa dikenal dan dijual ke manapun di dunia. Digitalisasi sudah masuk ke berbagai aspek kehidupan, mulai dari pemesanan produk, transaksi pembayaran hingga produk sampai pelanggan, melalui smartphone. Sehingga, penting bagi pelaku UMKM memaksimalkan perubahan ini, dengan cara go online.


FORTUNA Gelar Pelatihan Digital Branding untuk UMKM Batik Pekalongan

Untuk bisa memasarkan produk mereka dalam bisnis digital, skill digital branding menjadi penting untuk dimiliki. Digital branding, tentunya berbeda dengan branding konvensional sebelum adanya media-media baru. Sekarang, lebih banyak aspek baru yang perlu dipertimbangkan dalam branding, seperti pemilihan platform media sosial yang tepat hingga waktu posting yang optimal di Instagram. Hal ini, menurut Edhi, yang coba dilatihkan kepada UMKM Batik di Pekalongan.

Pelatihan yang diberikan oleh FORTUNA bersama RTV dan Rajawali Foundation di Pekalongan bertujuan untuk melestarikan, memasarkan, serta mempromosikan Batik Pekalongan secara digital dan global. Pelatihan ini juga menargetkan hasil yang positif bagi pelaku UMKM Batik seperti pengetahuan digital dan lanskap bisnis digital di Indonesia, pembuatan strategi pemasaran batik secara digital, serta memiliki kreativitas digital untuk mendorong pertumbuhan bisnis.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]