× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Filantropi Indonesia Tuan Rumah ACICIS

By Redaksi
Dok. FI

Jakarta – Majalahcsr. Australian Consortium for ‘In-country’ Indonesian Studies (ACICIS) atau Konsorsium Australia untuk Studi Bahasa Indonesia ‘Dalam-negeri’ adalah sebuah organisasi nirlaba berupa konsorsium sejumlah  universitas yang memfasilitasi penempatan akademis dan profesional bagi mahasiswa Australia di Indonesia. Tahun 2018, bersama dengan Universitas Katolik Atma Jaya, ACICIS menyambut lebih dari 130 mahasiswa Australia di Jakarta.

Program yang ditawarkan oleh ACICIS banyak dan beragam, mulai dari bisnis hingga seni kreatif. Tujuan program ACICIS adalah untuk melengkapi dan memperkaya pengalaman pendidikan siswa, memberikan pemahaman mendalam tentang area program yang tidak tersedia dalam kelas tradisional. Melalui program ini, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk memahami dunia dari perspektif global.

Ruang lingkup perspektif global sangat dibutuhkan di bidang studi pembangunan (development). Program khusus ACICIS, the Development Studies Professional Practicum (DSPP), bertujuan untuk menanamkan kesadaran dan pemahaman akan tantangan unik yang dihadapi sektor filantropi Indonesia dengan tujuan meningkatkan keberhasilan program dan implementasinya.

Program DSPP memberi kesadaran akan latar belakang budaya dan kontekstual yang merupakan pertimbangan penting dalam perencanaan program, dan seringkali menentukan apakah suatu proyek berhasil mencapai tujuan awalnya. Mahasiswa didorong untuk bekerja dengan organisasi lokal yang menjadi tuan rumah, serta membawa pemahaman dan pendekatan yang berbeda terhadap isu pembangunan.

Untuk tujuan ini, Filantropi Indonesia akan menjadi tuan rumah mahasiswa dari University of Tasmania. Sebagai pengunjung pertama kali ke Indonesia, Alexander Hansson akan bekerja sama dengan staf Filantropi untuk satu bulan.

Dia mengapresiasi orang-orang yang ramah dan kehidupan kota yang semarak sebagai bagian favoritnya di Jakarta sejauh ini. Latar belakang akademis Alex adalah di bidang ekonomi dan hubungan internasional, dan ia memiliki ketertarikan pada aspek teoritis pembangunan ekonomi, khususnya pembangunan berkelanjutan.

 

 

“Yang minum obat setiap hari itu tidak hanya kamu. Yang sakit diabetes juga minum obat. Yang hipertensi juga rajin minum obat.” Itulah kata-kata yang Tice sampaikan kepada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ia dampingi agar mau rajin terapi dan minum obat. Tice adalah seorang ibu rumah tangga yang berkomitmen menjadi pendamping ODGJ, bukan perawat […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]