× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Empat SPBU Kompak Hadirkan Energi Berkeadilan di Kepulauan Mentawai

By Redaksi

PT Pertamina (Persero) bersama  Kementerian ESDM meresmikan empat SPBU Kompak BBM Satu Harga di Kepulauan Mentawai pada Senin (25/02), yakni SPBU Siberut Utara 16.253.941, SPBU Sipora Selatan 16.253.921, SPBU Sangir Batanghari 15.277.031, dan SPBU Sangir Balai Janggo 16.277.770. Empat  lembaga penyalur ini merupakan lokasi BBM Satu Harga kedua yang diresmikan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I pada 2019. Dua titik lain di Kepulauan Nias telah lebih dulu diresmikan pada awal Februari lalu.

Hadir meresmikan lokasi BBM Satu Harga, Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar yang menjelaskan bahwa BBM Satu Harga dapat mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia serta memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Mentawai dan Solok Selatan. “Melalui harga BBM yang sama dengan daerah lain diharapkan kegiatan usaha menjadi lebih maju,” ujar Archandra.

Acara dihadiri pula oleh Direktur Logistic, Supply Chain & Infrastructure Pertamina, Gandhi Sriwidodo, Gubernur Sumatera Barat Dr. H. Irwan Prayitno Spsi, MSc, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet S.E., M.M dan General Manager Pertamina MOR I Agustinus Santanu. Pada kesempatan itu Wamen ESDM juga membagikan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) kepada masyarakat di Kepulauan Mentawai.

Gandhi mengungkapkan, total terdapat 125 lembaga penyalur BBM Satu Harga di seluruh Indonesia. “Tahun ini secara nasional Pertamina menargetkan pendirian 39 lembaga penyalur BBM Satu Harga di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang sulit dijangkau karena keterbatasan infrastruktur,” kata Gandhi.

Santanu menambahkan, empat SPBU Kompak Kepulauan Mentawai akan dipasok dari Terminal BBM (TBBM) Teluk Kabung. “Penyaluran dari TBBM menggunakan dua moda transportasi, kapal dan mobil tangki. Tidak mudah, karena jarak tempuh lebih dari 150 km dengan waktu lebih dari 12 jam,” tutur Santanu.

Adapun penyaluran kepada empat SPBU Kompak tersebut saat ini adalah 16.000 liter per bulan untuk produk Bio Solar dan Premium, di luar Produk Non Subsidi.

Selain Premium dan Bio Solar, Pertamina juga memberikan opsi kepada masyarakat Kepulauan Mentawai yang memilih BBM berkualitas dengan menyediakan Pertalite.

Melalui hadirnya SPBU Kompak, masyarakat di Kecamatan Sipora Selatan, Siberut Utara, Sangir Batang Hari, dan Sangir Balai Janggo dapat membeli BBM dengan harga yang sama dengan daerah lain, yakni Premium Rp 6.450,-/liter, dan Solar seharga Rp 5.150,-/liter.

“Kami berharap beroperasinya SPBU Kompak akan memberikan dampak positif bagi perekonomian di Kepulauan Mentawai,” tutup Santanu.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]