× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Emil Salim

Sayangi Lingkungan

By Redaksi

Prof. Dr. Emil Salim. Tokoh ini menjadi salah satu orang berwawasan luas di Indonesia. Tak disangka, diusia ke 86 tahun ini, Emil masih gemar jalan pagi untuk berolah raga. “Kalau lari sudah tidak  boleh,” ujarnya.

Selain menjadi seorang ekonom dan dosen, Emil merupakan salah satu tokoh penting dalam hal lingkungan. Masih bisa diingat, Emil adalah sosok yang mengusulkan didirikannya Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) (sekarang digabung dengan Kementrian Kehutanan menjadi KLHK). Dirinya juga dipercaya menjadi pimpinan atau menteri di KLH.

Sosoknya kerap menjadi perbincangan, lantaran kesederhanaan dan kesahajaan menyikapi sekitar. Pria ramah ini selalu diantar oleh mobil sederhana. Bahkan dirinya kerap kali membuka pintu gerbang sendiri saat penjaga tidak mengetahui bahwa ia akan keluar rumah. Penjaga rumahnya pun mengaku tidak pernah dimarahi oleh Emil.

Emil mengatakan, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang ada dikhatulistiwa dengan 13.446 pulau, negara kepulauan atau archipelago, dan berada di dua samudera India dan pasifik, benua asia dan Australia membuat Indonesia unik.  Karena itu kekayaan sumber daya alam serta keanekaragaman hayati Indonesia paling kaya didunia.

Meskipun sumber daya alam terkaya adalah Brazil, Tanzania dan Indonesia pada urutan ketiga, tapi Brazil dan Tanzania adalah benua, sedangkan Indonesia adalah kepulauan. Sehingga keunikannya tidak bisa dijumpai di negara lain di dunia.

Emil berpendapat bahwa bisnis perusahaan pasti mempengaruhi lingkungan. Ia berpesan, pengaruh untuk lingkungan harus lebih besar positifnya dari pada negatifnya.

Penghargaan yang pernah diterima oleh putra dari Baay Salim dan Siti Syahzinan dari Nagari Koto Gadang ini diantaranya Leader for the Living Planet Award dari World Wide Fund (WWF), suatu lembaga konservasi mandiri terbesar dan sangat berpengalaman di dunia. Selain itu Ia juga menerima Blue Planet Prize pada tahun 2006 dari The Asahi Glass Foundation.

Emil dan koleganya pada tahun 1994 yaitu Koesnadi Hardjasoemantri, Ismid Hadad, Erna Witoelar, M.S. Kismadi, and Nono Anwar Makarim mendirikan Yayasan Keanekaragaman Hayati (Yayasan KEHATI). Sebuah Organisasi Non Pemerintah (Non-Government Organisation) yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan. Pada waktu itu Ia telah menyelesaikan jabatan sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Kependudukan.

Putra Sumatera Barat ini paling lama mengabdi dengan menjadi menteri dan beberapa jabatan strategis lainnya. Sejak 10 April 2007  Ia menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden  dan pada 25 januari 2010 dilantik kembali untuk periode kedua sekaligus menjadi ketuanya.

Beberapa jabatan menteri yang pernah dijabat oleh keponakan pahlawan nasional Haji Agus Salim ini adalah Menteri Negara Penyempurnaan dan Pembersihan Aparatur Negara merangkap Wakil Kepala Bappenas (1971-1973), Menteri Perhubungan (Kabinet Pembangunan II 1973-1978), Menteri Negara Urusan Kependudukan Dan Lingkungan Hidup (Kabinet Pembangunan III 1978-1983) dan Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup (Kabinet Pembangunan IV dan Kabinet Pembangunan V 1983-1993).

 

Keywords: , ,

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]