× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Elnusa Petrofin Dorong Warga Desa Antiga Karang Asem Bali Kembangkan BUMDes VCO

By Redaksi
Elnusa Petrofin Gandeng Disperindag Karangasem Bali untuk Kembangkan UMKM VCO Desa Antiga. Foto : Istimewa

MajalahCSR.id –Meski sempat terkendala pandemi COVID-19 Elnusa Petrofin (EPN) kembali melanjutkan  pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kali ini kegiatan pengembangan tersebut bekerja sama  dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karangasem Bali.

Bertajuk Workshop Pemberdayaan UMKM Produk Virgin Coconut Oil (VCO), kegiatan yang merupakan bagian dari program CSR berkelanjutan #petrofinpintar UMKM ini dilaksanakan selama satu hari pada Jumat (26/3/2021) di dua tempat yaitu Balai Desa Antiga dan Workshop VCO Antiga, Bali. Kegiatan melibatkan 60 warga dan bertujuan untuk membantu melahirkan rumah usaha yang akan dikembangkan menjadi usaha produk unggulan di Antiga.

Putiarsa Bagus Wibowo, Corporate Communication Head, menjelaskan, kegiatan Workshop UMKM ini merupakan tahap kedua dari tahun sebelumnya. Di mana tujuan kedepannya, selain memberikan keterampilan bagi warga, nantinya UMKM VCO ini akan berkolaborasi dengan Desa Antiga untuk membentuk BUMDes yang menelurkan produk unggulan.

“Selain itu, (program ini) menjadi binaan Elnusa Petrofin untuk percontohan unit lainnya di bawah operasional perusahaan,” terang Putiarsa.

Untuk memperkuat pondasi pengetahuan mengenai produk UMKM, kegiatan ini dibagi kedalam dua sesi kegiatan. Sesi pertama diisi dengan kegiatan praktik pembuatan VCO di workshop pegiat UMKM I Gede Sumadi. Terdapat pula pemaparan materi terperinci dari I Nyoman Sudiambun yang terletak di Desa Antiga. Praktik ini mengajarkan proses pemilahan kelapa, pembuatan VCO, hingga ke tahap pengemasan kepada peserta workshop yang juga warga.

Di sesi kedua, materi pelatihan disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karangasem, I Wayan Sutrisna. Peserta diberikan pengetahuan mengenai alur perijinan produk. Materi yang diajarkan meliputi tips secara sistematis untuk mendapatkan ijin dan BPOM agar produk yang diproduksi lebih terjamin kualitasnya. Secara keseluruhan, materi pelatihan pembuatan VCO ini dibuat dari proses hulu sampai ke hilir.

I Wayan Madra, Perbekel atau Kepala Desa Antiga, menyambut baik program ini. Menurutnya, dirinya dan warga merasa lebih optimis dengan kehadiran Elnusa Petrofin melalui pelatihan dan rencana rumah usaha ke depannya.

“Dengan kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap, pengetahuan yang diterima pun lebih matang. Sehingga ke depannya kolaborasi untuk menciptakan BUMDes Antiga dapat terlaksana dan menjadi penghasilan desa di bawah binaan Elnusa Petrofin,” imbuhnya.

Sebagai informasi, kegiatan CSR UMKM Berkelanjutan Pembuatan VCO di Desa Antiga ini baru saja meraih penghargaan dalam Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2021 kategori Corporate Social Responsbility (CSR) Community Development. Penghargaan ini diberikan oleh PR Indonesia Media.

 

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]