× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Dunia Anak Dalam Bisnis Perkebunan Kelapa Sawit

By Redaksi
Dok. Cargill

Perhatian Pada Anak

Menurut Redaktur Ahli Majalahcsr.id, Semerdanta Pusaka, anak-anak yang tidak mendapatkan air susu ibu (ASI) rentan meninggal karena daya tubuhnya lebih lemah. Ia melanjutkan, kasus anak di perkebunan seperti lingkaran setan. “Kurang gizi, kurang pendidikan, kurang kesehatan, sehingga tidak memiliki keahlian. Mata rantai perlu diputus melalui pendidikan,” jelasnya.

Danta juga menyoroti masalah pendidikan di kawasan perkebunan yang rata-rata pendidikan formal umum yaitu SD-SMP-SMA. Padahal kalau pendidikan vokasi akan lebih bermanfaat, misalnya pendidikan pengolahan sawit, pendidikan perbengkelan. Alasannya adalah karena wilayah perkebunan kelapa sawit biasanya terpencil sehingga perlu akses ke bengkel.

Dengan demikian, begitu anak lulus, bisa langsung mengelola perkebunan atau membuka bengkel. Kenyataannya, saat ini anak-anak yang lulus SMA/SMK banyak yang tidak melanjutkan ke pendidikan tinggi atau diploma dan kembali membantu orang tua mengelola perkebunan kelapa sawit tetapi keahliannya kurang.

Untuk Child Care dan PAUD idealnya menjadi satu tempat. Terutama bagi orang tua bekerja dan tidak ada sudara yang menjaga anak di rumah. Masalah sanitasi dan air juga penting karena banyak masyarakat tidak memiliki jamban.

Dok. Cargill

Namun Danta kurang setuju atas salah satu studi UNICEF mengenai isu kesehatan dan nutrisi. Menurutnya, masyarakat biasanya menanam sayur sendiri di pekarangan rumah, meski tidak banyak. Selain itu, memang di wilayah perkebuan jarang ada ikan, tetapi biasanya banyak yang beternak ayam atau bebek skala kecil.

Isu kesehatan dan nutrisi sendiri disebabkan karena wilayah terpencil sehingga tidak ada vaksinasi, tidak sanggup membeli susu sebagai pelengkap gizi, tidak memahami nutrisi, tidak ada atau tidak sanggup membeli ikan/daging sapi.

 

Perhatian Kepada Anak

Saat ini banyak perusahaan yang sudah tidak lagi mempekerjakan anak atau pekerja dibawah umur. Sayangnya, kebiasaan membantu orang tua dalam bekerja seringkali dilakukan. Biasanya para anak membantu orang tuanya usai mereka bersekolah karena kebutuhan dan kebiaaan. Kebiasaan anak yang dianggap baik jika membantu orang tua bekerja

Indonesia sendiri bukan yang pertama kali memperhatikan hak-hak anak, negara-negara maju banyak yang lebih banyak memperhatikan hak-hak. Banyak negara punya Museum Anak, termasuk di Manila. Di Indonesia Museum Anak ada di Jogjakarta, tapi tidak terlalu terkenal buat orang Indonesia sendiri. “Penghargaan kita sama anak masih lemah,” ujarnya.

Disisi lain Danta setuju dengan menggandeng asosiasi atau lembaga terkait, misalnya Rountable on Sustainability Palm Oil (RSPO), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), dan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk menunjukkan komitmen pemerintah terhadap CRBP.

Ia mengharapkan, pilot project ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah juga dalam meningkatkan pemenuhan hak-hak anak, baik melalui regulasi ataupun skema lainnya. Hasil pilot project juga perlu mengkomunikasikan manfaat-manfaat apa yang didapat perusahaan dengan menerapkan CRBP. Dengan demikian perusahaan lain akan turut mengadopsi CRBP.

Penerapan CRBP tidak hanya tuntutan konsumen tetapi juga bentuk kepedulian perusahaan akan keberlanjutan generasi masa depan, dan juga bermanfaat bagi perusahaan. Anak di wilayah kerja perusahaan akan menjadi generasi penerus, sehingga kualitas dan keberlanjutan anak perlu dijaga agar perusahaan juga sustainable.

“Bayangkan jika anak-anak di daerah perkebunan tidak sehat, kurang pintar,tidak produktif. Maka di masa depan perusahaan akan kekurangan sumber daya manusia di wilayah tersebut. Mendatangkan SDM dari wilayah lain menjadi beban berat dan berpotensi konflik sosial,” tukasnya.

Masukan untuk Cargill, diharapkan Cargill tidak hanya membina SMA, tetapi juga pendidikan vokasi yang sesuai dengan potensi daerah. Misalnya kelapa sawit atau agri bisnis.

 

Redaksi

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]