× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Dukung Pemerintah, PT Kalbe Farma Sediakan Pemeriksaan COVID-19 Seketika

By Redaksi
Laboratorium Kalgen Innolab Milik PT Kalbe Farma Fasilitasi Pemeriksaan COVID-19 Sistem RT- PCR. Foto : Istimewa

Kemunculan wabah COVID-19, menimbulkan sejumlah istilah. Pertama, pasien dalam pengawasan (PDP) yaitu orang yang sudah jelas terdampak, dan dalam masa pengobatan.

Kedua, orang dalam pengawasan (ODP), yaitu mereka yang berasal dari wilayah merah pandemi. Mereka harus menjalani masa karantina selama 14 hari, agar bisa dipastikan tidak membawa wabah dalam tubuhnya.

Ketiga, adalah orang tanpa gejala (OTG), biasanya dari kelompok ODP. Ini yang paling berbahaya. Mereka tidak memperlihatkan gejala, sebab daya tahan tubuh yang tinggi.  Namun, sebenarnya membawa virus COVID-19 dalam tubuh dan menularkan pada yang lebih lemah daya tahan tubuhnya.

Oleh sebab itu, diperlukan perangkat dan metode pemeriksaan yang akurat dan cepat agar PDP, ODP, OTG bisa terdeteksi dan semestinya tertangani. Alhasil, bisa diketahui lebih akurat dan cepat apakah mereka terkontaminasi virus, sehingga ada penanganan yang tepat. Namun, tidak mudah memfasilitasi layanan tersebut. Mahalnya ongkos pengadaan dan operasional menjadi salah satu kendala.

Menyikapi hal ini, PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha Laboratorium Klinik KalGen Innolab siap menyediakan layanan pemeriksaan COVID-19 dengan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Metode ini merupakan gold standard untuk pemeriksaan COVID-19 dengan mendeteksi RNA virus SARS-COV2, yang menjadi standard baku Pemerintah Indonesia dan dunia.

Saat ini KalGen Innolab telah memiliki fasilitas dengan Biosafety Level (BSL) 2+, alat pemeriksaan dan sumber daya manusia terlatih sesuai syarat. Adapun syarat yang ditetapkan sesuai dengan standard Kementerian Kesehatan melalui surat edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/Menkes/234/2020 tentang Pedoman Pemeriksaan uji RT-PCR. Pedoman ini diperuntukkan bagi Laboratorium yang melakukan mekanisme pemeriksaan COVID-19.

KalGen Innolab hanya akan menerima sampel rujukan dari rumah sakit dan tidak melayani pasien perorangan secara langsung. Pengambilan sampel dari swab/usapan hidung dan tenggorokan bisa dilakukan di rumah sakit yang menyediakan layanan tersebut.

“Kalbe akan terus mendukung pemerintah mengatasi pandemi COVID-19 dan menjadi laboratorium swasta pertama yang mampu menyiapkan fasilitas laboratorium dengan Biosafety Level 2+, alat pemeriksaan dan sumber daya manusia yang terlatih,” kata Sie Djohan, Direktur PT Kalbe Farma Tbk.

Sie Djohan melanjutkan, saat ini kapasitas awal pemeriksaan sejumlah 140 test per hari atau sekitar 4.000 tes sebulan. Meski demikian, KalGen Innolab sedang dalam proses peningkatkan kapasitas pemeriksaannya menuju ke 8000 test per bulan.

Hasil pemeriksaan dengan metode RT PCR ini dapat diketahui hasilnya dalam waktu 2 hari kerja setelah sampel diterima dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan.  Seluruh pemeriksaan COVID-19 ini sudah mengikuti Pedoman Pemeriksaan Uji Real Time-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan.

KalGen Innolab sendiri saat ini memiliki layanan laboratorium klinik untuk pemeriksaan patologi klinik, patologi anatomi, biomolekuler dan mikrobiologi. 

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]