× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Diskusi Implementasi Efisiensi Energi untuk Masukan Pemerintah Baru

By Redaksi
Diskusi Jejaring Indonesia Rendah Emisi di Hotel Ayana Midplaza Jakarta

Persoalan polusi, iklim, emisi, sampai kian menipisnya cadangan energi (fosil) menjadi isu seluruh pemangku kepentingan di dunia termasuk Indonesia. Namun, dalam konteks ini, pemerintah adalah pihak yang berwewenang untuk menentukan solusi kebijakan. Karena itu, Jejaring Indonesia Rendah Emisi (JIRE) berupaya menyampaikan masukan  kepada pemerintah, terkait implementasi pentingnya efisiensi energi.

JIRE telah melakukan serangkaian pertemuan diskusi, workshop, seminar untuk menyaring pendapat anggotanya maupun kementerian terkait. Salah satunya kegiatan diskusi yang dilakukan pada Jumat (4/20/2019) di Hotel Ayana, Jakarta. Kian terpuruknya industri nasional di persaingan global disebabkan masih rendahnya efisiensi energi yang diimplementasikan. Maka JIRE berpendapat,efisiensi energi adalah kegiata mutlak yang harus dilakukan semua pihak, mulai dari operasional pemerintahan, industri, transportasi, bangunan komersial, hingga keseharian warga.

Efisiensi juga harus diimplementasikan mulai dari perancangan kebijakan yang pro efisiensi energi. Setelah itu dilakukan realisasi tindakan dan evaluasi secara terus menerus. Hasil dari kegiatan penjaringan opini akan disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebagai bahan masukan terhadap kebijakan Kabinet Kerja II. Adapun elemen utama dari efisiensi energi di Indonesia  adalah kepentingan untuk melakukan efisiensi energy, kebijakan, model pendanaan, serta keberlanjutan implementasi program efisiensi energi di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut dipaparkan latar belakang upaya efisiensi energi, yaitu:

  1. Efisiensi energy adalah kegiatan yang paling mudah dilakukan dan menggunakan biaya yang relative rendah dibandingkan dengan kegiatan pengurangan emisi yang lain. Efisiensi energy juga menurunkan biaya produksi sehingga meningkatkan keuntungan dan produktivitas.
  2. Keterpurukan beberapa sektor industridi Indonesia, mulai dari tekstil, baja, dan semen, antara lain adalah dikarenakan masih tingginya energy per satuan produk yang digunakan, karena itu penggalakan lagi implementasi efisiensi energy mutlak harus dilakukan.
  3. Efisiensi energy harus dilakukan di segala bidang dan sektor di Indonesia, baik di sisi pasokan maupun permintaan, karena masyarakat Indonesia masih boros dalam menggunakan energi. Secara nasional, elastisitas energy (perbandingan antara laju permintaan energy dibanding dengan pertumbuhan ekonomi) Indonesia masih di atas 1, sehingga perlu untuk diturunkan.
  4. Pelaksanaan dan upaya serta keseriusan untuk melakukan implementasi efisiensi energy oleh pemerintah dan pelaku usaha jauh lebih rendah daripada apa yang dilakukan untuk energy terbarukan, seperti pembangkit tenaga surya, bahan bakar nabati, waste to energy, dan lain-lain.
  5. Presiden Indonesia dan kabinet baru mendatang sangat perlu untuk diberi masukan agar efisiensi energi diimplementasikan di semua sektor di seluruh Indonesia.

Dalam diskusi itu hadir pembicara tamu dari E3G yaitu Claire Healy dan Tina Marie Marchand. Keduanya mempresentasikan soal upaya pengurangan emisi melalui pembatasan energi yang polutif seperti batubara. Selain itu juga mereka menyampaikan upaya pendanaan bagi industri yang memakai energi yeng lebih “hijau”. JIRE terbentuk dari inisiasi sejumlah pihak dari berbagai kalangan yang mendukung pemerintah untuk mencapai target rendah emisi. Target low emission sendiri adalah bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals yang dicanangkan Persatuan Bangsa Bangsa dari 2015 hingga 2030 mendatang.

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]