banner
DYPER, popok atau diaper yang terbuat dari serat bambu sehingga aman bagi kulit bayi dan planet bumi. Foto : DYPER via Inhabitat
Ragam

Diaper Bambu yang Aman bagi Dompet dan Planet

140 views

MajalahCSR.id – Rerata bayi akan menggunakan 5000 hingga 6000 popok atau diaper sekali pakai sebelum mereka mulai belajar menggunakan toilet. Menurut laporan EPA, jumlah limbah diaper mencapai 7% limbah barang rumah tangga nondurable. Demi mengatasi masalah ini, sebuah perusahaan memproduksi DYPER, produk diaper yang terbuat dari bambu.

Melansir dari Inhabitat , diaper ini bebas dari kandungan lateks, alcohol, klorin, pelembab, dan phthalates atau TBT (zat kimia yang biasanya ada pada plastik). Selain itu, diaper ini tanpa cetakan gambar, wewangian, dan menggunakan bahan-bahan non toksik. Hal ini karena DYPER menggunakan serat yang berasal dari bamboo. Tambahan lainnya, kemasan yang dipakai pun dari material yang mudah terurai.

Perusahaan juga punya layanan REDYPER, yang memungkinkan pembeli mengirimkan diaper kotor untuk diproses jadi kompos yang aman. Program ini ternyata sudah berhasil mengubah lebih dari 5 juta kilo atau 5.000 ton limbah diaper dari limbah pembuangan jadi pupuk. DYPER pun terlibat upaya  meniadakan karbon melalui bujetnya untuk bantu merestorasi kembali hutan.

Disebutkan juga, diaper ini langsung dikirim dari pembuatnya. Bisa melalui aplikasi jika butuh diaper lebih cepat kirim. Melalui fiotur SOS, konsumen bisa mendapatkan kiriman cepat kurang dari 4 jam di kota-kota besar di AS, tanpa perlu tambahan biaya, Sementara untuk pengiriman biasa, pembeli bisa mendapatkannya dalam waktu 24 jam.

Serat bambu merupakan material yang cocok bagi bayi, karena bebas aroma, bisa bernapas, dan lembut bagi kulit bayi yang sensitif. Bambu juga merupakan tanaman yang cepat tumbuh, berkelanjutan dan tak butuh pupuk untuk memeliharanya. Sehingga bila dibandingkan dengan material konvensional, diaper berbahan bambu ini sama sekali tak meninggalkan dampak negatif pada lingkungan.

Lebih bagusnya lagi, material DYPER sangat berkelanjutan, bisa terurai alami, oleh karena terdiri dari serat bambu dan bahan lain yang juga alami. Uniknya, DYPER ini diciptakan oleh seorang ayah. Dia merasa lelah oleh diaper biasa yang selalu habis, serta khawatir pada kandungan kimia dalam produk diaper pada umumnya. Selain itu si ayah ini juga peduli pada masa depan planet bumi juga anak-anaknya. 

“Kita tak bisa menyelesaikan seluruh persoalan, namun kita bisa turut berperan dalam beberapa solusi,” kata sang pendiri, Serio Radovcic. “Kita tak bisa  menciptakan lahan pembuangan, bahkan tak paham bagaimana solusi terbaik (bagi limbah diaper). Tetapi kita percaya, jika kita bisa mengenalkan diaper yang lebih baik dan mampu terurai secara aman, kita bergerak ke arah yang benar.”

banner