× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Desainer Dana Cohen Kreasikan Pakaian Cantik dari Limbah

By Redaksi
Desainer Dana Cohen. Foto : cohendana.com

Selain limbah plastik yang mengancam, ada limbah lain yang perlu juga diperhatikan penanganannya: limbah pakaian bekas dan sisa kain. Limbah ini sebenarnya bisa dimanfaatkan menjadi berbagai macam produk baru. Di Bandung, ada sekelompok anak muda yang mendirikan Niracle, yang mendorong warga Desa Padasuka, Soreang, memanfaatkan limbah kain untuk dijadikan produk tas, dompet, asesoris lucu dan lainnya.

Busana Worn Again. Foto : inbitat

Limbah kain sepintas tak berguna. Tapi di tangan orang-orang kreatif, kain perca yang merupakan sisa  dan dijadikan sampah bisa bernilai estetis dan ekonomis yang tinggi. Desainer asal Israel, Dana Cohen pun membuktikan, kain sisa bila dikreasikan dengan tepat akan menjadi busana prestisius.  

Busana Worn Again. Foto : inbitat

Sama halnya dengan Indonesia, Amerika pun punya masalah dengan limbah kain. Tiap tahunnya, negara Paman Sam menghasilkan jutaan ton limbah tekstil. Industri fast fashion yang makin berkembang turut menambah masalah limbah ini. Sementara konsumen di sana rata-rata lebih memilih membuang pakaian bekas daripada mendonasikannya. Situasi ini mendapat perhatian Dana. Perempuan ini lantas mendesain rancangannya yang uniknya dari kain perca. Dengan kata lain, Dana mencoba mempraktikan industri fesyen yang berkelanjutan (sustainable fashion industry).

Busana Worn Again. Foto : inbitat

Seperti dikabarkan dari inhabitat, dengan memakai label Worn Again, Dana mengembangkan busana dari bahan daur ulang sejak 2015. Dana mengambil material perca dari sisa pabrik lalu menghancurkannya menjadi serat benang. Setelah jadi benang, Dana lalu merajutnya menjadi kain warna-warni yang benangnya berasal dari limbah pabrik yang berbeda. Karena karyanya tersebut, Dana mendapat beberapa penghargaan. Salah satunya Fini Leitersdorf Excellence Award untuk kreativitas dan orisinalitas, dan Rozen Award untuk kategori desain dan teknologi berkelanjutan di 2015.

Busana City Growth. Foto : inhabitat

Pada 2018, Dana merilis label koleksi City Growth yang dipamerkan di Tel Aviv Fashion Week dan Vietnam International Fashion Week. Koleksinya ini terinspirasi dari kondisi perkembangan perkotaan global yang mengancam lahan pertanian. Situasi yang benar-benar dialami Dana sendiri sebagai anak seorang petani.

Kain Sisa atau Kain Perca Sisa Pabrik Garmen. Foto : inhabitat

Misi dari karya busana ini untuk membuat pemakainya merasa nyaman luar dalam karena desain busana yang eksklusif dan sangat berkelas. Desain Dana ini menginspirasi bahwa produk dari bahan daur ulang ternyata bisa secantik dari bahan lainnya.  

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]