× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Demi Menjaga Keberlanjutan Bisnis dan Bumi, PGN Tekan Emisi Karbon

By Redaksi
PGN Berusaha Turunkan Emisi Karbon. Foto : Istimewa

MajalahCSR.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyatakan komitmen untuk meminimalkan dampak-dampak lingkungan. Salah satunya mengurangj dampak emisi karbon dari operasional perusahaan demi kelestarian alam dan keberlanjutan bumi. PGN turut berperan aktif memerangi perubahan iklim dan mengajak masyarakat menjaga keberlanjutan bumi untuk kehidupan generasi mendatang.

“PGN menyadari bahwa kegiatan operasionalnya mempengaruhi kondisi lingkungan yang terus mengalami perubahan drastis. Oleh karena itu, PGN melakukan berbagai upaya dalam menjalankan bisnis yang berwawasan lingkungan,” ujar Sekretaris Perusahaan, Rachmat Hutama.

Emisi karbon merupakan salah satu faktor pendorong dalam pemanasan global. Sehingga PGN menegaskan bakal membatasi emisi tersebut yang berkontribusi terhadap kenaikan suhu permukaan bumi. Perusahaan disebut bakal menjalankan operasi bisnis yang lebih efisien dan mengurangi emisi karbon dalam setiap aktivitas usaha, sesuai dengan Peta Jalan Transformasi Lingkungan PGN.

PGN mengungkapkan, sejak 2012 telah mengimplementasikan perhitungan jejak karbon dengan menggunakan Kalkulator Karbon untuk menghitung emisi gas rumah kaca pada aktivitas operasional. Aktivitas itu adalah pemakaian listrik di gedung dan stasiun, pemakaian bahan bakar untuk generator dan kendaraan bermotor, pemakaian gas untuk chiller dan turbin kompresor, kegiatan penyaluran gas bumi, serta perjalanan dinas menggunakan pesawat.

Dari hasil pengukuran ini, PGN mencatat bahwa emisi karbon yang dihasilkan pada lingkungan usaha PGN adalah sebesar 76.524,67 ton CO2 eq, atau menurun sebesar 7%.

Upaya pengurangan emisi di PGN mengacu kepada Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pengamanan dan Pengelolaan Lingkungan serta Energi yang disahkan pada tanggal 15 Oktober 2018, yaitu senantiasa melakukan perlindungan lingkungan melalui pengelolaan emisi GRK.

PGN juga melakukan pemantauan kualitas udara pada cerobong dari sumber emisi pembakaran yaitu turbin gas, gas engine generator dan diesel engine generator. Pemantauan tersebut dilakukan berkala sesuai Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup 13/2009 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak Bagi Usaha dan/atau Kegiatan Minyak dan Gas Bumi. Hasil pemantauan pada tahun 2019 menunjukkan bahwa emisi dari cerobong memenuhi baku mutu yang berlaku.

“Selain audit rutin setiap tiga tahun, upaya membudayakan operasional berwawasan lingkungan juga dilakukan melalui berbagai pelatihan tentang lingkungan. PGN bekerja sama dengan PT Energi Management Indonesia untuk melakukan audit energi pada lokasi-lokasi Kantor Area,” ungkap Rachmat.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]