× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Dapur Umum ACT untuk 81.152 Orang Pengungsi

By Redaksi
Dok. ACT

Jakarta – Majalahcsr. Sejak peningkatan status Awas Gunung Agung beberapa hari lalu, radius aman berada 9 kilometer dari puncak kawah. Artinya, lingkaran zona merah ditetapkan berada 9 kilometer jauhnya dari kawah Gunung Agung.

Dalam lingkaran 9 kilometer tidak boleh ada aktivitas sama sekali di dalam zona merah. Kondisi ini membuat dampak gelombang pengungsi yang luar biasa.

Tim Disaster Emergency and Relief Management (DERM) ACT yang berada di posko Kabupaten Karangasem menyatakan jumlah pengungsi hari Selasa kemarin (26/9) sudah di atas 81 ribu orang.

“Data ini didapat dari hitungan Pusdalops BPBD Bali, jumlah pengungsi tercatat menembus angka 81.152 orang yang tersebar di lebih dari 377 titik pengungsi di 9 kabupaten/kota di Bali,” ujar pimpinan Tim DERM ACT untuk erupsi Gunung Agung, Kusmayadi.

Kusmayadi juga mengatakan, pos pengungsian terbanyak berada di Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Klungkung. Jumlah pengungsi yang mencapai ribuan jiwa dalam tiap posko membuat kebutuhan logistik sangat-sangat dibutuhkan. “Kendala utama di setiap posko pengungsian minim dapur umum dan sarana sanitasi,” tutur Kusmayadi terhubung via telepon langsung dari Kabupaten Karangasem.

Mengantisipasi kebutuhan pengungsi yang tak tercukupi, Tim ACT dibantu lebih dari 40 relawan gabungan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) memprioritaskan distribusi logistik ke sejumlah posko pengungsian. Dikatakan Kusmayadi, senin kemarin, distribusi logistik berupa beras, air mineral, popok bayi telah di bawa ke Posko Induk Kecamatan Rendang. Lalu peralatan masak dapur umum telah disiapkan di Desa Menanga dan distribusi makanan siap saji di bawa ke Desa Pekraman, Pasuban.

Dari Desa Menanga di sebelah Barat Daya Gunung Agung, ACT siapkan dapur umum yang mampu menyiapkan ribuan paket makanan setiap harinya untuk para pengungsi di posko sekitar radius zona merah Gunung Agung.

“Mulai hari Selasa kemarin (26/9) aktivitas dapur umum ACT sudah berjalan efektif. Tiga kali sehari kita siapkan ribuan paket makanan siap saji di dapur umum untuk kebutuhan pengungsi yang diprioritaskan di Posko Balai Banjar, Desa Menanga, Kabupaten Karangasem. Di Pos Balai Banjar, jumlah pengungsi sekitar 500 orang,” kata Kusmayadi.

Dok. ACT

Dok. ACT

Kusmayadi menceritakan, selasa sore kemarin, ketika puluhan relawan sedang menyiapkan makan malam di dapur umum ACT, gempa vulkanik cukup kuat sempat membuat panik warga pengungsian di Desa Menanga.

Saat ini kebutuhan mendesak pengungsi di posko ACT Desa Menanga meliputi logistik beras, alas tidur, selimut, air mineral, air bersih, pakaian dalam, pampers, pembalut, susu, personal hygiene, peralatan dapur umum, dan obat-obatan.

Mengutip pernyataan Kepala Bidang Mitigasi Gunungapi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM Gede Suantika, bahwa keluarnya uap air itu adalah indikasi magma sudah semakin ke atas untuk mendobrak katup penutup kepundan yang berada di mulut kawah Gunung Agung. Selain itu, aktivitas vulkanik yang masif itu pun ditandai dengan semakin banyaknya jumlah kegempaan vulkanik, dengan getaran yang makin kuat dan makin banyak.

Siluet Gunung Agung di pulau Bali terlihat dari pinggiran pantai Ampenan, Mataram, NTB, Kamis (21/9). Status aktivitas Gunung Agung ditingkatkan dari level “waspada” menjadi “siaga” pada Senin (18/9) malam. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/aww/17.

Pos Pengamatan Gunung Agung melaporkan pada Senin (25/9), gempa vulkanik dangkal jumlahnya mencapai 102 kali, dengan amplitudo 2-4 mm dan durasi 10-15 detik. Gemba tersebut terjadi selama [eriode pengamatan pukul 24.00 sampai 06.00 WITA.

 

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]