× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Climate Strike! Jeda untuk Iklim; Aksi Kekhawatiran Anak Muda Soal Krisis Iklim

By Redaksi
Jeda untuk Iklim - Aksi Anak Muda Indonesia untuk Krisis Iklim

Tanggal 20 September 2019, tepat setahun yang lalu, seorang gadis muda asal Swedia, Gretta Thunberg memulai aksi kampanye peduli krisis iklim seorang diri. Aksi yang dilakukan di depan gedung parlemen Swedia tersebut awalnya tak menuai perhatian. Lambat laun aksi Greta mulai didukung banyak pihak. Tua, muda, bergerak menyerukan kepedulian mereka pada kondisi bumi yang kian mengkhawatirkan. Bumi yang mereka diami makin terancam oleh polusi, eksploitasi alam, dan perilaku konsumsi manusia yang tak bertanggung jawab.

Jeda untuk Iklim – Aksi Anak Muda Indonesia untuk Krisis Iklim

Aksi Gretta telah berubah menjadi aksi global dan dinamai Climate Strike. Aksi Climate Strike disebut-sebut sebagai kampanye peduli perubahan iklim terbesar di dunia. Aksi ini meluas ke berbagai negara di seluruh dunia. Tak terkecuali di Indonesia. Ratusan orang yang tergabung dalam Kampanye Jeda untuk Iklim, beraksi di Jakarta, Jumat (20/9/2019) siang. Tua, muda, bahkan anak-anak dan beberapa ekspatriat terlihat semangat mengikuti aksi long march dari depan Balaikota Jakarta menuju Istana Negara. Berpita kuning yang bertuliskan Jeda untuk Iklim, mereka bergerak menyerukan kepedulian terhadap bahaya perubahan iklim.

Jeda untuk Iklim – Aksi Anak Muda Indonesia untuk Krisis Iklim

Aksi ini juga sebagai ekspresi keprihatinan mereka terhadap sikap pemerintah yang masih dinilai abai dalam menerapkan kebijakan yang pro lingkungan. Salah satunya terhadap kebijakan energi yang masih mengandalkan bahan bakar fosil. Selain tentunya mengangkat isu mutakhir soal kebakaran hutan yang terus berulang. Di sisi lain, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang bergaris pantai 81.000 km, Indonesia rentan dampak kenaikan permukaan air laut (sebagai akibat perubahan iklim).

Menurut Koordinator Komunikasi Greenpeace, Rahma Sofiana, aksi yang dilakukan selain memperingati 1 tahun aksi Gretta Thunberg, juga dalam rangka menjelang UN Climate Summit di New York, minggu lusa (22/9/2019).  

“Aksi ini dilakukan serentak di 150 negara di seluruh dunia, dan 16 kota di Indonesia. Aksi ini sengaja dipimpin oleh anak muda, karena anak muda berhak punya suara untuk menentukan masa depan (kehidupan) mereka terjamin,” papar perempuan yang akrab disapa Ana ini. Selain melibatkan perseorangan, seperti anak sekolah, mahasiswa, bahkan masyarakat umum, juga banyak komunitas lintas agama bahkan suku, hingga lembaga swadaya pegiat iklim yang turut bergabung dalam aksi.

Jeda untuk Iklim – Aksi Anak Muda Indonesia untuk Krisis Iklim

Ana berharap melalui aksi ini pemerintah melalui National Determine Contribution (NDC) lebih serius  merealisasikannya. Seperti diketahui, Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca nasional sebesar 29 – 41 % pada 2030. Sebagaimana yang tertuang dalam NDC di tahun 2015, emisi di Indonesia 63% diantaranya dari kebakaran hutan dan lahan gambut.  Sementara 19% lainnya dari pembakaran bahan bakar fosil. Pihaknya, lanjut Ana, belum melihat keseriusan pemerintah untuk menanggulangi soal permasalah lingkungan dan iklim ini.

“Kami berharap (terkait kebijakan pemerintah) pemerintah fokus dulu menyelesaikan masalah di dua sektor, yaitu perubahan lahan (yang penyebab lahan terbakar) dan pemakaian bahan bakar fosil. Sehingga emisi bisa jauh ditekan. Kami juga berharap pemerintah menetapkan bahwa saat ini sudah benar terjadi krisis iklim, sehingga komitmen yang tercantum di NDC harus benar-benar terlaksana,” pungkas Ana.  

Selain aksi demo, karnaval Jeda untuk Iklim pun diwarnai pentas seni yang berlokasi di Taman Aspirasi, Monas, Jakarta.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]