× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Cerdas Mengelola Keuangan: Menabung untuk Masa Depan

By Redaksi

Sejak tahun 2015, Save the Children memberikan edukasi kepada anak-anak muda usia 15-18 tahun untuk mendukung kesiapan kerja. Program kesiapan kerja diberikan melalui pelatihan soft skills, bimbingan karir, literasi keuangan dan kewirausahaan.

“Ketika anak-anak muda mendapatkan pengetahuan dan kemampuan yang cukup, mereka dapat memutus rantai kemiskinan sehingga mereka dapat membangun masa depan yang lebih baik bagi diri mereka dan anak-anak mereka” ujar Didiek Eko Yuana, Central Area Senior Manager Save the Children.

Pelatihan literasi keuangan diimplementasikan oleh Save the Children sejalan dengan target Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu pada tahun 2019, 75% dari total penduduk Indonesia melek literasi keuangan. Selain itu, dalam Rancangan Penjelasan atas Peraturan OJK dijelaskan bahwa dengan memiliki pemahaman yang baik serta kesadaran meningkatkan literasi keuangan,

Masyarakat dapat memilih serta memanfaatkan produk dan/atau layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan demi meningkatkan kesejahterahan. Didiek menambahkan “Sangat penting bagi anak-anak muda untuk cerdas akan keuangan, sehingga mereka dapat menabung untuk masa depannya yang lebih sejahtera sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya masing-masing”.

Pelatihan literasi keuangan oleh Save the Children memberikan pemahaman untuk mengelola keuangan, yaitu mengenal keinginan dan kebutuhan, serta produk maupun lembaga keuangan. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan minat menabung anak.


Salah satu peserta, Sabrina (18), mengungkapkan, “Setelah mendapatkan pelatihan literasi keuangan, saya memahami bahwa ada perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Serta bagaimana kita memprioritaskan kebutuhan atau keinginan kita, sehingga kita dapat mencapai mimpi-mimpi kita.”

Materi literasi keuangan merupakan materi yang dikembangkan oleh Save the Children dengan dukungan dari Accenture melalui program Skills to Succeed. Untuk itu, karyawan Accenture memberikan dukungan langsung sebagai relawan untuk memberikan sesi berbagi inspirasi dan edukasi literasi keuangan.

Memberikan edukasi mengenai literasi keuangan adalah tanggung jawab kita semua. Kedatangan 70 orang karyawan Accenture hari ini merupakan upaya berbagi dari para profesional di dunia kerja, mengapa cerdas keuangan penting untuk dibangun sejak dini” ungkap Leonard Nugroho T, Managing Director, Corporate Citizenship Sponsor, Accenture di Indonesia saat ditemui di SMKN 2 Bekasi.

Leonard juga mengungkapkan “Sesi berbagi dan inspirasi dari karyawan Accenture diselenggarakan untuk memperkuat edukasi keuangan yang telah diterapkan oleh Save the Children. Jika biasanya pelatihan yang diterapkan berupa metode belajar interaktif, hari ini anak-anak mendapatkan transfer ilmu secara langsung”.

Sementara itu Agus Setiawan, S.Pd., M.Si, Kepala SMKN 2 Bekasi menjelaskan “Saya sangat senang dengan kegiatan sesi berbagi inspirasi kepada 425 siswa-siswi kami mengenai pentingnya literasi keuangan. Semoga anak-anak terinspirasi untuk menabung agar bisa merencanakan masa depannya lebih baik.”

Pelatihan literasi keuangan yang dikembangkan oleh Save the Children telah memberikan manfaat kepada 3600 anak muda baik mereka yang berada di Sekolah Menengah Kejuran (SMK) maupun mereka yang berada di luar sekolah di Lampung, Jawa Barat dan Jawa Timur.

“Kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan mengenai literasi keuangan merupakan kesempatan bagi anak-anak muda untuk keluar dari lingkaran kemiskinan” tutup Didiek Eko Yuana.

Boleh dibilang nyaris semua masyarakat Indonesia pernah makan di warung makan semisal warung tegal atau warteg. Ya, warung makan biasanya penyelamat perut sekaligus kantong di saat lapar tapi dompet tipis. Namun, sayangnya warung makan biasanya cenderung berkonotasi miring dari sisi higienitas. Proses pengolahan menu yang buruk, bahan yang cederung asal-asalan, dan buruknya sanitasi selalu diidentikkan […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]