× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

CECT Sustainability Awards 2017

By Redaksi
Dok. Faiz/MajalahCSR.id

Jakarta – Majalahcsr. CECT (Center for Entrepreneurship, Change and Third Sector) Universitas Trisakti memberi penghargaaan kepada perusahaan-perusahaan yang telah menjalankan CSR secara holistik. Penghargaan ini dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip ISO 26000 (Standar Global Panduan Social Responsibility, yang disepakati lebih dari 160 negara termasuk Indonesia).

Dikatakan Executive Director CECT, Dr. Maria R. Nindita Radyati, kriteria proyek CSR yang sukses tidak hanya community development (comdev), comdev adalah bagian dari CSR. “Misalnya mining dampaknya dimana? Dampaknya pada alam. Kita lihat dampak negatifnya berusaha ditanggulangi atau tidak,” jelasnya di Jakarta selasa (5/12).

Maria juga menjelaskan bahwa CSR tidak bisa dipisahkan dari bisnis. Mengingat CSR adalah cara perusahaan menghasilkan keuntungan dengan cara yang bertanggungjawab dan berkelanjutan.

CECT Sustainability Awards merupakan penganugerahan CSR berdasarkan riset murni dan tidak berbayar. Perusahaan penerima awards tidak mengetahui ketika sedang berlangsung penilaian terhadap perusahaannya.

Penilaian dilakukan dengan menganalisa 194 annual report, Sustainability Report, dan informasi publik lain yang tersedia secara online. Dengan demikian proses penilaian dilakukan secara obyektif.

Dok. Faiz/MajalahCSR.id

Aspek yang dinilai adalah organisational governance, community development, environment, labour practice, human rights dan business behaviour (fair operating practices and consumer issue) serta overall CSR Performance. Setelah melalui proses pengumpulan Request for Information (RFI) dan penjurian lanjutan pada bulan November lalu, kegiatan tersebut menghasilkan 12 perusahaan pemenang yang dibagi menjadi 8 katagori awards.

Dalam penilaiannya, praktisi CSR, Jalal yang merupakan salah satu juri di acara ini menjelaskan bahwa tidak ada pengecekan ke lapangan, karena pengecekan itu biasanya dilakukan jika penilaian menyangkut proyek. Saat ini menurutnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk melakukan penilaian, misalnya dari berita negatif dari beberapa sumber di internet maupun laporan-laporan dari sumber lain yang bisa menjadi kriteria untuk menggugurkan perusahaan itu.

“Kita ngecek banyak sumber misalnya dari teman-teman dilapangan, kita tahu mereka memberikan beasiswa disuatu daerah,” ujarnya.

CECT merupakan pendiri dan think-tank Program Magister Manajemen konsentrasi Corporate Social Responsibility (MM-CSR) dan Magister Manajemen konsentrasi Community Entrepreneurship (MM-CE) di Universitas Trisakti.

Penghargaan ini diberikan pada Malam Penganugerahan CECT Sustainability 2017 yang digelar di Pullman Hotel Central Park, pada tanggal 5 Desember 2017.CECT Sustainability Awards merupakan hasil dari riset mendalam Tim Peneliti CECT Universitas Trisakti yang dipimpin oleh Dr. Maria R. Nindita Radyati (Executive Director CECT/ Founding Director MM-CSR Universitas Trisakti), untuk mengevaluasi kinerja CSR menggunakan tools yang dikembangkan berdasarkan ISO 26000.

Penganugerahan ini diharapkan dapat mengedukasi, menginspirasi dan mendorong perusahaan menjalankan bisnis secara bertanggung-jawab dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan melalui CSR holistik.

Penyelenggaraan acara ini merupakan penganugerahan yang ketiga kalinya. Acara ini pertama kali diselenggarakan oleh CECT pada tahun 2015, dengan nama CECT CSR Awards, sebelum akhirnya diubah menjadi CECT Sustainability Awards.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]