banner
Berita

Cara Efektif Tingkatkan Kualitas Susu Sapi

3088 views

Pasuruan – Majalahcsr. Peningkatan kemampuan dan keterampilan peternak sapi perah diperlukan agar kualitas susu sapi yang dihasilkan bernilai tinggi. Peternak juga bisa berpikir untuk mengembankan bisnis pertanian dan kesejahteraan keluarganya.

Salah satu perusahaan produsen susu, PT Frisian Flag Indonesia (FFI) memperkuat komitmennya untuk mengembangkan peternak sapi perah di Indonesia melalui program Farmer2Farmer (F2F) dengan memasuki area cakupan baru, Blitar dan Tulungagung. Sedangkan Program Farmer2Farmer 2018 yang diadakan di KUTT Suka Makmur, Pasuruan, Jawa Timur telah selesai dan ditutup pada Rabu (28/2).

Program F2F dimulai pada tahun 2013 dengan bertujuan untuk mendorong peternak sapi perah lokal untuk menerapkan praktik peternakan sapi perah yang baik (GDFP) secara konsisten dan berkelanjutan. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumsi susu masyarakat Indonesia.

Melalui inisiatif ini, FFI mengembangkan dan menerapkan serangkaian pelatihan intensif serta program pendampingan dan pemantauan. Materi pelatihan meliputi kesehatan hewan, higienitas pemerahan susu, pemberian pakan dan minum ternak, pengelolaan kesejahteraan hewan, dan sistem pengelolaan limbah. Memasuki tahun ke-6, F2F kini telah menjangkau hampir 1.000 peternak sapi perah lokal dan ditargetkan untuk terus meningkat kedepannya.

“Setelah mendapat tanggapan positif dari peserta F2F di Pasuruan di tahun sebelumya, kami memutuskan untuk memperluas inisiatif ke daerah lain, yaitu Blitar dan Tulungagung, Jawa Timur. Kami melihat potensi yang luar biasa di Jawa Timur, terutama di dua kabupaten ini, sehingga kami memutuskan untuk memulai inisiatif F2F di sana,” kata DDP Manager and FDOV Project Frisian Flag Indonesia, Akhmad Sawaldi dalam keterangan resminya, Kamis (1/3).

Sebelumnya, program F2F telah menjangkau wilayah Lembang dan Pangalengan, Jawa Barat, serta Pasuruan, Jawa Timur. Dengan penambahan dua area cakupan, FFI berharap dapat menjangkau lebih banyak peternak sapi perah di Indonesia.

Untuk memberi nilai lebih bagi program ini, F2F juga mengundang tiga peternak sapi perah Belanda yang telah sukses untuk menjadi mentor peserta F2F secara langsung setiap tahunnya. Tahun ini, Paul Sinnige, Adinda Roerink, dan Minne Holtrop mengunjungi Indonesia dari PT Frisian Flag Indonesia Jl. Raya Bogor Km. 5 Pasar Rebo Jakarta 13760 Indonesia 2 tanggal 12 sampai 27 Februari untuk melatih peserta F2F di Jawa Barat dan Jawa Timur. Selama kunjungan mereka, selain melatih peserta F2F, para peternak Belanda juga berbagi pengalaman mereka dalam membangun usaha peternakan sapi perah yang sukses.

Yudi Purwanto, 31 tahun, peternak sapi perah asal Pasuruan, Jawa Timur, yang menghadiri upacara penutupan mengakui bahwa program F2F telah membantunya meningkatkan usaha peternakan sapi perah. Awalnya kebiasaan dan rutinitas yang dilakukan dalam beternak sapi sulit untuk diubah,  tapi FFI dan peternak Belanda yang melatihnya mendorong untuk mulai menerapkan praktik peternakan sapi perah yang baik.

“Saya senang bisa berpartisipasi dalam program F2F dan semoga F2F dapat dilakukan di daerah lain di Indonesia, sehingga peternak sapi perah lainnya juga dapat mengembangkan kesejahteraan keluarga mereka.” Ujarnya.

Implementasi F2F telah menghasilkan pertumbuhan bisnis yang positif bagi para peserta F2F. Sebagian besar bisnis peternakan peserta mengalami pertumbuhan dalam beberapa bulan setelah mereka mulai menerapkan praktik peternakan sapi perah yang baik.

“Kami sangat senang dengan antusiasme peserta F2F untuk secara aktif mengikuti program kami, terutama untuk melihat peningkatan GDFP mereka. Hal ini mendorong kami untuk terus berupaya menginspirasi dan mendukung peternak sapi perah untuk menerapkan praktik ini secara konsisten dan berkelanjutan karena kami percaya bahwa potensi pertumbuhan ekonomi di kalangan petani sapi perah masih sangat tinggi,” tambah Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro.

 

Program Farmer2Farmer diselenggarakan melalui kolaborasi FrieslandCampina dan FFI dengan Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang-Jawa Barat, Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan, Jawa Barat, Koperasi Bangun Lestari Tulung Agung, Jawa Timur, Koperasi Usaha Tani Ternak (KUTT) Suka Makmur, Jawa Timur dan dukungan penuh dari Pemerintah Belanda melalui instrumen kemitraan publik-swasta Kementerian Luar Negeri Belanda, yakni Program FDOV.

Melalui Program FDOV, FFI memanfaatkan kesempatan tersebut untuk secara substansial memperbaiki produktivitas dan keberlanjutan di kalangan peternak, melalui pelatihan dan dukungan teknis. Implementasi Program Farmer2Farmer Frisian Flag Indonesia diharapkan dapat mengatasi masalah perekonomian peternak sapi perah serta mendukung upaya pemenuhan kebutuhan susu segar lokal di Indonesia di masa mendatang.

banner