× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Cara CLEAR Bantu Atasi Kecemasan Sosial Anak Muda

By Redaksi
CLEAR Resilience Bootcamp. Foto: Istimewa.

Pada hari Kesehatan Mental Sedunia, CLEAR sebagai produk perawatan rambut berkomitmen meningkatkan ketangguhan mental kaum muda dalam menyikapi potensi kecemasan sosial akibat iklim persaingan di banyak bidang. Studi menunjukkan, kaum muda saat lebih tangguh, mampu mengatasi kecemasan sosial sekaligus memaksimalkan potensinya. Oleh karena itu, untuk membekali kaum muda dalam mengatasi kecemasan sosial, melalui, CLEAR menginisiasikan Resilience Bootcamp – sebuah program pelatihan komprehensif untuk meningkatkan ketangguhan mental kaum muda.  Program ini merupakan kemitraan CLEAR dengan Resilience Research Centre (RRC).

CLEAR percaya, setiap orang  dapat melakukan upaya terbaik. Namun, kecemasan sosial, yang didefinisikan sebagai ‘rasa takut dihakimi’, adalah penghalang bagi kaum muda untuk melakukan yang terbaik. Sebuah studi baru oleh CLEAR mengungkapkan bahwa hampir dua pertiga (67%) kaum muda menderita kecemasan sosial. Yang mengejutkan, 2 dari 3 orang merasakan tekanan saat dituntut melakukan yang terbaik, baik di lingkungan sekolah atau di tengah masyarakat. Akibatnya, rasa percaya diri mereka terganggu hingga meragukan kemampuannya sendiri. Studi ini juga mengungkap, media sosial bisa memperburuk keadaan.  Di mana 1 dari 2 kaum muda merasa khawatir dihakimi di media sosial.

Lebih dari setengah (52%) kaum muda merasa bahwa kecemasan sosial sulit diatasi. Sementara mereka tidak tahu cara mengatasi masalahnya berikut akses untuk mendapatkan solusi. CLEAR Resilience Bootcamp adalah salah satu solusinya. Program ini menciptakan pribadi-pribadi muda yang tangguh melalui pelatihan langsung dan online.

Ketangguhan diri terdiri dari dua komponen inti. Pertama, seberapa kuat seseorang – kemampuan mereka menangani faktor stres eksternal yang dapat menyebabkan kecemasan sosial. Situasi tertentu seperti memulai dunia perkuliahan atau tekanan teman sebaya rentan berpotensi. Kedua, seberapa banyak sumber daya yang mereka miliki dari teman, keluarga, guru, teman sebaya, dan komunitas mereka. Saat ini, hanya satu dari dua kaum muda yang menganggap diri mereka tangguh (52%). Dari jumlah itu 74% ingin tahu bagaimana caranya bisa menjadi lebih tangguh menyikapi kecemasan sosial.

Tri Tran-Tue, Wakil Presiden CLEAR di Unilever mengatakan, “Penelitian menunjukkan, lebih dari 1 dari 3 kaum muda berjuang untuk menemukan solusi  dalam membantu mengatasi kecemasan sosial. Kami di sini berupaya mengubahnya. Inisiatif baru oleh CLEAR dirancang untuk mangatasi masalah kecemasan sosial yang kian meningkat pada kaum muda.”

Survei kecemasan sosial dilakukan dengan melibatkan kaum muda berusia 16-29 tahun di tiga pasar: Brasil, Cina dan Inggris. Ada total 3.000 responden yang terlibat.

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]