× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Buku CSR dari Indonesia Diterbitkan Routledge

By Redaksi
Risa (berjilbab) saat Launching buku CSR Dok. Istimewa

Jakarta – MajalahCSR. Ada lingkaran lingkaran kebaikan (virtuous cycle) antara cita-cita perusahaan untuk sejahtera bersama bangsa dan program CSR yang dilakukannya. Teori ini dibangun berdasarkan disertasi yang dibuat oleh Risa Bhinekawati atas studi doktornya di Australian National University dan dituangkannya dalam bentuk buku.

Peluncuran buku yang berjudul Corporate Social Responsibility and Sustainable Development: Social Capital and Corporate Development in Development Economies ini bertempat di Theatrette, Kedubes Australia, Jakarta, pada 24 Maret 2017. Bahkan buku ini diterbitkan oleh penerbit kenamaan Routledge, Inggris.

“Buku ini mengupas sebuah perusahaan dapat mencapai keseimbangan antara pencapaian kinerja finansial, sosial dan lingkungan secara berkesinambungan dengan membangun modal sosial (social capital) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR),” kata Dr. Risa.

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau  Sustainable Development Goals (SDGs) adalah 17 tujuan dengan 169 capaian yang terukur dan tenggat yang telah ditentukan oleh Persatuan Bangsa-Bangsa sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan bumi.

Dalam Konferensi Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2015 lalu, negara-negara anggota PBB mengadopsi Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 yang menyertakan sebuah rangkaian 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) untuk mengakhiri kemiskinan, memerangi kesenjangan dan ketidakadilan, serta menghadapi perubahan iklim yang diharapkan bisa dicapai pada tahun 2030.

Kontribusi pemerintah dan korporasi melalui program CSR yang baik menurut Risa adalah yang dapat membantu mengatasi masalah kemiskinan. Agar program CSR berdampak pada pengurangan kemiskinan, CSR itu harus mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dan memberi akses keuangan maupun pasar agar mereka punya kemampuan untuk terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam rantai pasok perusahaan.

Sedangkan kemiskinan terjadi karena kurangnya keahlian dan akses seseorang untuk bisa berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi yang produktif. Dengan demikian, keberadaan perusahaan dapat memberi nilai tambah bagi perbaikan taraf hidup bagi masyarakat.

“Buku ini menunjukkan bahwa perusahaan dapat mencapai keseimbangan antara pencapaian kinerja finansial, sosial, dan lingkungan secara berkesinambungan dengan membangun modal sosial melalui program CSR,” imbuh anggota dewan penasihat Women in Global Business-Indonesia itu.

Hadir pula Rektor Universitas Podomoro Cosmas Batubara pada acara peluncuran buku tersebut dan menyampaikan dukungan pada Risa sebagai salah satu pengajar di perguruan tinggi yang dipimpinnya. dikatakan Cosmas, salah satu hal penting yang ditunjukkan buku ini ialah upaya perusahaan untuk membentuk semangat kewirausahaan dan solidaritas komunitas peneriman manfaat program CSR.

“Hal ini sangat sesuai dengan apa yang kami ajarkan di Universitas Podomoro. Universitas kami dibangun untuk menumbuhkan semangat dan cara berpikir wirausaha yang merupakan fondasi bagi kemakmuran masyarakat,” jelasnya.

Dr. Risa Bhinekawati, saat ini berprofesi sebagai dosen di Universitas Podomoro, Jakarta jurusan Kewirausahaan. Selain itu, wanita yang gemar tertawa itu saat ini menjadi anggota Dewan Penasihat Women in Global Business -Indonesia (WIGBI).

Sebelum itu, Ia mendapat gelar sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia, MBA dari Australian National University, MIPP dari George Washington University, dan PhD dari Australian National University.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]