× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Bottega Veneta Rilis Sepatu Boot Modis dari Kopi dan Tebu

By Redaksi
Koleksi Sepatu Boot Terbaru Bottega Veneta untuk Musim Dingin 2020. Foto : Eva Al Desnudo. Edit Foto : Luana Steffen via Intelligentliving

MajalahCSR.id – Brand fasyen kenamaan asal Itali, Bottega Veneta mencuri perhatian di ajang pagelaran Autumn Winter 2020, Milan Fashion Week. Para model mereka seperti biasa berjalan di atas catwalk dengan koleksi busana terbaru dari butik eksklusif tersebut. Namun bukan adibusana yang menjadi perhatian penikmat fasyen, melainkan sepatu yang dipakai para model tersebut.

Sepatu boot karet warna-warni itu sangat kontras dengan busana yang dipakai para model. Desainnya campuran antara “welly” dan “clog” yang memang diperuntukkan untuk musim dingin. Namun siapa sangka, sepatu tebal itu terbuat dari kopi dan tebu yang bisa terurai.

“Karet sepatu ini terbuat dari elemen alam, termasuk salah satunya dari tebu dan kopi, bukan dari bahan kimia buatan. Ini artinya, sepatu koleksi kami tersebut bisa terurai dalam jangka waktu setahun jika diletakkan dalam tanah. Atau bisa juga dalam kondisi pencahayaan dan kelembaban khusus sepanjang ada mikroorganisme,” papar perwakilan dari rumah mode asal Itali itu.

Ini merupakan langkah terbaru Bottega Veneta untuk mendukung fasyen berkelanjutan. Sebelumnya mereka mendapatkan sertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) untuk kantor pusatnya, Kering. Kering adalah perusahaan multi industri global yang berada di balik brand kenamaan, Bottega Veneta, Balenciaga, dan Gucci. Pada 29 September 2019, Kering mengumumkan seluruh proses industri mereka termasuk rantai pasok akan mengadopsi emisi karbon nol.

Banyak brand eksklusif, termasuk Burberry, Prada, dan Gucci, mulai menggunakan bahan non hewani. Para rumah desain tak lagi memanfaatkan bulu dan kulit satwa menunjukkan kepedulian mereka pada dampak lingkungan dan menampik isu tuduhan kekerasan pada hewan.  

Ketersediaan bahan kulit atau bulu membutuhkan peternakan yang besar dan luas. Kebutuhan ini mendorong terjadinya deforestasi, menghasilkan emisi gas rumah kaca, dan menggerus sumber alam yang terbatas. Selain itu juga menimbulkan polusi kimia akibat proses produksi bahan kulit.

Meskipun Bottega Veneta memiliki produk dari kulit, peluncuran boots itu bagian dari upaya sang rumah desain untuk mencari alternatif yang lebih berkelanjutan.

Avatar

Redaksi

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]