× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Bosch dan Yayasan Tunas Bakti Bantu Pendidikan Anak Papua

By Redaksi
Andrew Powell, Managing Director Bosch di Indonesia (tengah) secara simbolis menyerahkan donasi untuk Bakti Nusantara Nabire Project, kepada Teguh Dwi Nugroho, Ketua Yayasan Tunas Bakti Nusantara, disaksikan oleh Raline Shah, Dewan Pembina Yayasan Tunas Bakti Nusantara. Foto : Istimewa

Mengedepankan pendidikan bagi bekal anak bangsa memang tugas pemerintah. Namun bukan berarti kita tak perlu merasa peduli karenanya. Ada sejumlah pihak yang merasa terpanggil untuk ikut andil dalam memajukan pendidikan bagi generasi mendatang. Seperti aksi peduli terhadap masa depan anak-anak Indonesia yang diinisiasi oleh Bosch yang bekerja sama dengan Yayasan Tunas Bakti Nusantara.

Sebagai perusahaan penyedia layanan teknologi global, Bosch menyalurkan kepeduliannya melalui donasi senilai Rp 250 juta untuk pembangunan asrama sekolah bagi anak-anak pedalaman Nabire, Papua. Selain itu, disalurkan pula uang senilai 25.000 euro untuk subsidi biaya kebutuhan pokok anak-anak tersebut (SD dan SMP) selama 5 tahun ke depan (sejak 2019). Bosch menyalurkan donasinya melalui Yayasan Tunas Bakti Nusantara, lembaga sosial yang mengedepankan kegiatan amalnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan) di Indonesia.

Andrew Powell, Managing Director Bosch di Indonesia (kanan), berbincang dengan Teguh Dwi Nugroho, Ketua Yayasan Tunas Bakti Nusantara (kiri) dan Raline Shah, Dewan Pembina Yayasan Tunas Bakti Nusantara, usai sesi pengenalan “Bakti Nusantara Nabire Project” di Jakarta. Foto : Istimewa

Pembangunan asrama yang layak dan memadai diperlukan guna mendukung anak-anak pedalaman Papua untuk dapat terus bersekolah. Asrama sangat dibutuhkan karena umumnya sangat jauh jarak antara pemukiman desa dengan fasilitas sekolah terdekat. Kondisi ini turut mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) wilayah tersebut.

Meskipun dari data BPS, IPM Indonesia mengalami peningkatan pada 2018 menjadi 71,39 (naik 0,58), namun IPM Papua (60,06) masih tertinggal dibanding provinsi lain. Hal ini mendorong Bosch bekerjasama dengan Yayasan Tunas Bakti menyokong kemajuan bidang pendidikan untuk anak Papua di Nabire. Ada 35 anak pedalaman yang mendapatkan fasilitas bantuan dari Bosch ini, mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sekolah menengah pertama.

“Selaras dengan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Bosch meyakini ketersediaan rumah tinggal yang layak dan memadai akan membantu anak-anak mendapatkan kehidupan dan masa depan yang juga lebih baik,” ujar Andrew Powell, Managing Director, Bosch di Indonesia. Bosch, lanjutnya, merasa terhormat dapat berkontribusi mewujudkan kediaman bagi anak-anak pedalaman di Papua – yang tidak hanya nyaman, tetapi juga menghadirkan kemudahan akses terhadap sarana prasarana pendidikan. Hal ini disampaikannya di depan awak media pada acara konferensi pers, Selasa (14/1/2020) di Kisana, Jakarta.

Sementara itu Yayasan Tunas Bakti Nusantara merupakan yayasan amal yang memiliki 3 misi, yaitu:

  1. Bangun Nusantara (Kesejahteraan)
  2. Sehat Nusantara (Kesehatan)
  3. Inspirasi Nusantara (Pendidikan)

Menurut Teguh Dwi Nugroho, Ketua Yayasan Tunas Bakti Nusantara, pihaknya merasa antusias menanggapi ajakan Bosch mengagas “Bakti Nusantara Nabire Project” untuk bersama-sama membantu anak pedalaman Papua mendapatkan hak-hak mereka, terutama pendidikan.

“Dengan asrama yang layak dan memadai, serta kebutuhan pokok yang terus terpenuhi, anak-anak Papua dapat belajar secara optimal sehingga tumbuh menjadi mansuai berdaya yang mampu berandil memajukan daerahnya kelak,”cetus Teguh.

Acara konferensi pers tersebut dihadiri pula oleh aktris Raline Shah selaku Pembina dari Yayasan Tunas Bakti Nusantara.  

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]