× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Beruang Kutub Menangkan Kasus Melawan Pemerintah Donald Trump

By Redaksi
Tingkah Beruang Kutub. Foto : Val Beck/Polar Bears International

MajalahCSR.id – Kelompok pembela satwa dan pendukungnya akhirnya bernapas lega. Perjuangan mereka untuk membela ekosistem beruang kutub membawa hasil. Senin (7/12/2020) lalu pengadilan tinggi banding di Amerika Serikat menolak proyek Pemerintah Trump yang disebut Liberty Project. Liberty Project merupakan proyek pengeboran minyak dan gas lepas pantai yang berada di perairan Arktika.

Untuk melawan proposal tersebut, mengutip inhabitat, beberapa kelompok pro iklim bergabung di pengadilan menuntut agar proyek tersebut dibatalkan. Kristen Monsell, direktur hukum di The Center Biological Diversity, kepada media mengatakan, keputusan pengadilan akhirnya mampu menghentikan potensi bencana proyek tersebut.

“Ini adalah kemenangan besar untuk beruang kutub dan iklim kita,” syukur Monsell. “Proyek ini adalah bencana masa depan yang harus dihentikan. Saya sangat senang saat pengadilan menilai pemerintahan Trump berupaya meloloskan proyek ini tanpa melakukan studi resiko dampak.”

Marcie Keever, direktur hukum organisasi Friends of the Earth, yang juga terlibat dalam penolakkan proyek, mengaku sangat mengapresiasi keputusan hakim. “Syukurlah, pengadilan lebih memprioritaskan  masa depan kesehatan anak-anak kita dibandingkan keuntungan perusahaan minyak,” kata Keever.

Pengadilan banding mengutip sejumlah ketidakcocokkan pada proyek tersebut. Hal yang dipermasalahkan antara lain proyek tidak mempertimbangkan dampak kegiatan pengeboran minyak pada iklim lingkungan setempat.

Sebagai tambahan, pengadilan juga menemukan Departemen Satwa dan Ikan AS telah gagal melihat Liberty Project bisa berdampak buruk pada kehidupan beruang kutub. Ini artinya pemerintah Trump sudah menyalahi Peraturan soal Ancaman Spesies, yang semestinya justru harus pemerintah lindungi.   

Meskipun kemenangan ini sesaat melegakan, habitat beruang kutub masih dalam ancaman bahaya. Ini berkaitan dengan upaya sejumlah perusahaan gas dan minyak yang tetap menginginkan adanya ladang pengeboran minyak mereka di sana. Padahal para periset sudah wanti-wanti bahwa suhu kawasan Arktika memanas lebih cepat dibanding kawasan lainnya di bumi.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]