banner
Wakil Ketua BAZNAS, Dr Zainulbahar Noor SE, MEc dan Wakil Direktur UNDP Indonesia, Francine Pickup disaksikan Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli melakukan penandatanganan kerjasama pembangunan pembangkit listrik terbarukan di propinsi Jambi, Rabu (19/7). (Foto: Istimewa/BAZNAS)
Berita

Baznas Bangun Pembangkit untuk Salurkan Zakat

949 views

Jakarta – Majalahcsr. Zakat saat ini tidak hanya disalurkan langsung kepada kaum dhuafa. Ada cara lain selain menyalurkan bantuan langsung berupa sandang pangan dan papan, yaitu memberikan energi dengan gratis.

Bantuan energi ini diberikan dalam bentuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) di kawasan Jambi. Pembangunan ini diinisiasi oleh Badan Program Pembangunan PBB (UNDP) bekerja sama dengan Badan Amal Zakat Nasional (Baznas).

Penyaluran zakat dengan pembangunan PLTMH ini merupakan yang pertama kali di Indonesia. “UNDP telah menyepakati letter of intens atau surat resmi dengan Gubernur Jambi Zumi Zola dua hari lalu untuk melakukan kerja sama ini guna mencapai sustainable development goals yang dicanangkan pemerintah,” ujar Staf Technical Working Group Coordinator UNDP, Hery Simanjuntak seperti yang dilansir Tempo.co ,rabu (13/9).

Menurutnya, akan ada empat proyek di dua kabupaten, yakni Merangin dan Sarolangun, yang akan dibangun PLTMH. Dari empat proyek tersebut, dua di antaranya merupakan pembangunan PLTMH baru dan selebihnya revitalisasi pembangkit yang sudah ada.

Baznas akan menyalurkan zakat berupa investasi untuk pembangunan PLTMH sebesar US$ 350 atau sekitar Rp 4,5 miliar pada tahun ini. Menurutnya, pembangunan PLTMH tersebut bakal menjangkau 8.000 jiwa masyarakat di kedua kawasan tersebut, dengan target selesai pada pertengahan 2018.

Hery mengatakan kedua kawasan di Jambi tersebut dipilih karena di sana minim pasokan listrik. Selain itu, survei awal lapangan untuk mengidentifikasi PLTMH telah dilaksanakan pihak terkait.

Dia menambahkan, dukungan Baznas untuk membangun PLTMH merupakan kegiatan pertama dan zakat disalurkan untuk pembangunan infrastruktur energi. Selain itu, kegiatan ini untuk mendukung program pemanfaatan energi terbarukan yang bisa mendukung penuntasan kemiskinan dan menyejahterakan masyarakat melalui akses terhadap energi.

“Untuk menghasilkan energi listrik ini, kami akan memanfaatkan aliran air sungai,” ujarnya.

banner