× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Bagaimana Pendanaan Bisa Terwujud Dalam Partnership?

By Redaksi

Jakarta – Majalahcsr. Kemitraan/partnership adalah goal ke 17 dalam Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). TPB menitikberatkan pendanaan melalui mekanisme kekuatan fiskal daerah dan juga pendanaan sumber lain yang bukan berbasis hibah.

Secara tidak langsung, pemerintah daerah sudah dapat mulai memikirkan langkah-langkah kerjasama yang dapat dilakukan dengan pihak swasta untuk melaksanakan program TPB. Misalnya crowdfunding, CSR dan juga blended financing.

Sayangnya berbagai potensi pendanaan tersebut mengalami kendala kesadaran pemerintah daerah atas mekanisme tersebut dan kendala teknis yang ada di daerah. Seperti halnya yang dikatakan Temotheus Lesmana, “frekuensinya belum sama,” ujarnya dalam acara Pelatihan Nasional Melokalkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan , Membangun Kesadaran TPB di Daerah, Rabu (29/8).

Sinergi yang belum jelas membuat pemda dan yang lainnya menganggap bahwa pihak swasta hanyalah memberikan uang. Timo menjelaskan yang harus dilakukan adalah duduk bersama, mencari pemecahan masalah yang ada didaerah, yang dihadiri oleh pemda, swasta, juga daerah.

“Yang harus dikembangkan disini adalah bagaimana program itu menjadi program bersama, bukan hanya program pemerintah dan dana dari swasta,” tukasnya.

Dalam bekerjasama atau bermitra atau berpartner, semua pihak sejajar dan dianggap sama. Tidak ada yang lebih tinggi maupun yang lebih rendah.

Timo menyoroti banyaknya program pemerintah yang membuat program tanpa berdiskusi dengan swasta. Padahal cara ini membuat rasa memiliki masyarakat minim.

Sekarang saatnya mencoba membuat proyek dengan melibatkan masyarakat, misalnya mencoba di Tangerang. Daerah industri ini membuat banyak pendatang yang hanya datang bekerja tanpa memperdulikan masalah kesehatan.

Isu kesehatan ini bisa dijadikan proyek bersama untuk diatasi. Bagaimana caranya menekan isu kesehatan yang rendah karena lokasi tempat tinggal yang seadanya, membuat tempat tinggal yang lebih sehat yang melibatkan masyarakat dan pemda juga swasta.

Keywords: , ,

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]