× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Bagaimana Limbah Makanan Bisa Dikurangi di Restoran, Food Court, dan Kedai Kopi

By Redaksi
Ilustrasi Menu Masakan. Foto : Istimewa

Dari memanfaatkan kembali minyak goreng, atau sisa makanan, para pelaku bisnis ini bisa meminimalisasikan limbah.  

Bisnis makanan dan minuman berupaya untuk bertahan di tengah tantangan isu iklim. Selain menghadapi turunnya daya beli konsumen, mereka juga menghadapi gangguan pasokan.

Seperti dikutip dari dbs.com, di bawah ini terdapat contoh perusahaan yang bisa memimalisasikan limbah makanan, bahkan sebelum terjadi pandemi.

Koufu : Mendaurulang limbah makanan menjadi produk lain

Sebuah operator food court, Koufu bekerja sama dengan pemilik lapak dan tempat penyewaan lahan bisnis untuk memastikan tiap orang terlibat dalam pengurangan limbah makanan. Salah satu caranya dengan menempatkan alat pengolah limbah makanan di food court  Rasaputra Masters, Republic Polytechnic, Singapore Polytechnic, dan Fusionopolis.

Koufu Menyediakan 4.000 Menuuntuk Disumbangkan pada yang Membutuhkan. Foto : Koufu

Pengolah limbah ini akan mengubah limbah makanan menjadi produk ramah lingkungan lain, pupuk dan air. Proses ini tak meninggalkan bau saat limbah makanan diolah. Kegiatan ini juga membantu food court tersebut mengurangi jejak karbon.  Menurut Mr Choo, perwakilan dari food court, mengatakan, keuntungan lain dari adanya pengolah limbah adalah para pemilik lapak menjadi tahu seberapa banyak makanan yang menjadi limbah. “Ini bisa menunjukkan pada kami seberapa banyak porsi yang harus dibuat sehingga bisa mengurangi sisa makanan,” katanya.

MotionECO : Mengubah minyak bekas pakai menjadi biofuel

Di China, jutaan ton minyak goreng bekas pakai secara ilegal kembali digunakan memasak. Sebuah perusahaan sosial atau Sociopreneur asal China, MotionECO dan juga pemenang dari DBS Foundation Social Enterprise Grant, menemukan solusi terhadap masalah ini. Mereka mengolah limbah minyak goreng atau minyak jelantah dari restoran dan jaringan produsen makanan menjadi biofuel. Caranya dengan membuang kotoran minyak dan menambahkan methanol/alkohol.  

Liu Shutong, pendiri MotionECO, menjelaskan, biodiesel dapat diubah menjadi bahan bakar yang bisa dimanfaatkan ke berbagai jenis mesin diesel. “ Biodiesel yang berasal dari minyak jelantah dapat menurunkan 90% emisi rumah kaca dari setiap mesin, dibandingkan dengan bahan bakar diesel fosil. Dan inilah cara kami melindungi pemakaian kembali minyak jelantah menjadi minyak masak yang bisa membahayakan konsumen,” terangnya.  

SATS : Memakai seluruh bagian bahan makanan

Suatu hari maskapai penerbangan dan catering internalnya, SATS, mengurangi limbah makanan dengan cara menerapkan porsi menunya secara hati-hati. Termasuk mengefisienkan menu untuk meminimalisasi persiapan pengolahan makanan yang rumit, sehingga ada pengurangan jumlah sisa makanan. Mempresiapkan lebih dulu bahan-bahan yang sudah dipotong, sehingga bisa langsung dimasak.  

Katering SATS Bekerja Sama dengan DBS Foundation Singapura Menyediakan 1.000 Makanan Gratis untuk Pekerja Medis di Singapore General Hospital. Foto : SATS

Goh Sianghan, Kepala Operasional Di Singapura Food Solutions, SATS, mengatakan, “Menangani limbah makanan adalah aspek penting dalam operasional kami, untuk memastikan kami mengoptimalkan bahan yang ada dan mengurangi dampak buruk kegiatan kami pada lingkungan.”  

Di bawah ini ada cara memasak di rumah, agar bisa memanfaatkan semua bagian bahan makanan. Sisa bahan makanan punya nilai nutrisi yang sama seperti bagian lainnya yang dimasak. Ada beberapa tips dari SATS cara sisa makanan bisa memperkaya rasa sajian masakan atau dimanfaatkan secara terpisah.

Gambar Bagaimana Makanan Bisa Terbuang. Grafik : Istimewa
  • Sisa bahan makanan yang tak terpakai seperti batang sayur, akar dan kulit buah dapat diblender untuk membuat minuman jus yang sehat.
  • Sisa tahu bisa ditambahkan ke daging sapi atau ayam cincang menjadikannya lebih sehat dari bola daging biasa. Hal ini juga bisa memperlembut tekstur dari bola daging.
  • Sisa daging panggang bisa diolah jadi daging rebus atau taburan di atas menu lain. Bisa juga menambahkan sayuran, bawang merah, wortel, bawang putih, tomat, dan rempah, untuk kembali dibakar.
  • Nasi berlebih juga bisa dimanfaatkan dengan menjadikannya nasi goreng. Jangan lupa menambahkan dengan sisa menu sebelumnya seperti bakso atau daging.    

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]