× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Bagaimana Caranya Denmark Termasuk 5 Negara Ramah Lingkungan?

By Redaksi
Dok. Ecofriend.org

Jakarta – Majalahcsr. Denmark sangat peduli pada lingkungannya untuk menjadikan kehidupan warganya lebih baik. Contohnya saja, tenaga angin sekarang menghasilkan lebih dari 40% dari total konsumsi listrik Denmark.

Negara ini juga menjadikan gaya hidup yang hijau diadopsi oleh semuanya. Misalnya menggunakan sepeda sebagai alat transportasi di sekitar kota, bukan memakai mobil menimbulkan polusi udara.

Kopenhagen sebagai ibu kota Denmark, dikenal sebagai kota yang paling layak huni dan warganya sering dikatakan sebagai orang paling bahagia karena dikelilingi oleh perairan dan ruang terbuka seperti taman dengan banyak udara segar dan air bersih dari sekitar dunia untuk minum dan berenang.

Dok. Ecofriend.org

Klaim ini juga dibuktikan oleh Indeks Kinerja Lingkungan (EPI), yang menjadikan Denmark adalah negara paling ramah lingkungan ketiga pada tahun 2018. Variabel yang digunakan untuk menentukan skor setiap negara termasuk kesehatan lingkungan dan kelangsungan hidup ekosistem, sementara mengukur kualitas udara, sumber daya air dan sanitasi, pertanian, keanekaragaman hayati, dan iklim dan energi.

Baiknya kita intip apa yang dilakukan pemerintah Denmark demi menjadikan negaranya lebih baik seperti yang dikutip dari Ecofriend.org.

Solusi polusi udara

Pemerintah Denmark telah menerapkan solusi ramah lingkungan seperti meningkatkan akses ke transportasi umum dan membuat warganya memilih transportasi umum daripada kendaraan pribadi. Selain itu, pemerintah Denmark juga membuat lebih banyak jalur sepeda dan mendorong penggunaan kendaraan listrik.

Solusi perubahan iklim

Untuk mengatasi perubahan iklim, pemerintah Denmark lebih mendekatkan diri ke sumber daya terbarukan dan berinvestasi pada angin dan bio-energi. Mereka juga serius untuk menggunakan energy terbarukan pada tahun 2050.

Solusi daur ulang

Dok. Ecofriend.org

Walaupun dikategorikan menjadi Negara maju, Denmark tetap memikirkan penggunaan ekonomi tanpa biaya. Untuk itu, barang bekas didorong untuk ditingkatkan nilai tambahnya untuk digunakan kembali atau didaur ulang daripada membuangnya.

Perlindungan pada sumber daya dan material mereka anggap penting. Perusahaan-perusahaan di Denmark pun mendukung inisiatif Pemerintahnya dengan menggunakan compactor untuk meminimalkan limbah yang diciptakan oleh bisnis mereka. Bahkan banyak pusat daur ulang yang berdiri di seluruh negeri.

Solusi limbah air

Tak terkecuali dengan sumber daya air yang mulai langka. Denmark mempunyai The Marselisborg Pabrik Pengolahan Air Limbah di Aarhus yang telah menjadi terkenal di seluruh dunia untuk mengubah air limbah dan limbah menjadi air layak pakai.

Sedangkan Pemerintah sendiri mempunyai solusi pengolahan limbah air paling inovatif yaitu optimalisasi proses dan komponen baru seperti nitrifikasi dan denitrifikasi secara bersamaan.

Keanekaragaman hayati dan konservasi alam

Pada tahun 2016, Pemerintah Denmark mempunyai cara melindungi alam dan spesies untuk berkembang secara tersebar. Fokus dari pemerintah tersebut adalah kepada ramah lingkungan yang bertujuan kepada kelestarian alam termasuk biotop dan kawasan semi alami yang bertujuan pelestarian tingkat keanekaragaman hayati yang lebih tinggi dan melindungi ekosistem.

Itulah mengapa mereka berpikiran agar semua sumber daya harus digunakan secara efisien tanpa limbah. Karena senyawa nitrogen yang digunakan untuk pertanian memiliki dampak negatif yang signifikan dan menghasilkan kerusakan besar pada alam di area terbuka dan lingkungan akuatik., peraturan tentang itu terus di implementasikan.

Produksi pangan menggunakan energi terbarukan

Dok. Ecofriend.org

Di Denmark, lebih dari 60% lahannya digunakan untuk pertanian. Agro-industri di Denmark telah mengembangkan banyak solusi untuk iklim guna mendukung produksi pangan. Residu dari makanan didaur ulang menjadi biogas untuk menghasilkan energi terbarukan.

Sebagian besar biomassa berasal dari pertanian dalam bentuk jerami, pupuk kandang, tanaman energi, produk sampingan hewan, dan segala bentuk sisa makanan lainnya.

Apa yang dilakukan oleh Denmark bisa menjadi contoh bagi Negara lain. Apa yang dilakukan Denmark menunjukkan kepada semua orang bahwa adalah mungkin untuk mengalami pertumbuhan ekonomi yang konsisten, sambil mengurangi konsumsi energi dan melindungi lingkungan.

 

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]