banner
Ilustrasi penerapan strategi keberlanjutan di perusahaan. Foto : Istimewa/rawpixel.com
Wawasan

Bagaimana Cara Perusahaan Menyusun Strategi Keberlanjutan?

387 views

MajalahCSR.id – Prinsip keberlanjutan kini mulai jadi tren bagi sebagian warga global, termasuk di mata konsumen hingga investor. Hal ini menuntut sektor swasta untuk turut menerapkan strategi keberlanjutan, baik bisnis skala besar maupun kecil. Para petinggi perusahaan pun makin menyadari bahwa isu keberlanjutan sangat menguntungkan dalam menghadapi persaingan pasar di era bisnis saat ini.  

Para periset dari GetSmarter melalui laporan global “Sustainability: The Meaning, Changing Perceptions, and Expanding Agendas”, menunjukkan bahwa 63% dari responden membuat pilihan untuk bergaya hidup berkelanjutan, di mana 10% di antaranya punya kecenderungan pemikiran dan sikap yang meningkat (terkait hidup berkelanjutan) dibanding sebelum pandemi.

Mengutip Intelligentliving, Jumat (4/2/2022), agar bisa memadukan konsep keberlanjutan ke dalam perusahaan, organisasi internal perusahaan harus mampu mempertimbangkan dampak operasionalnya terhadap ekonomi, sosial, dan ekologi lingkungan. Dalam konteks saat ini, prinsip pengorganisasian keberlanjutan bisa memberikan dampak umur panjang bagi kehidupan bisnis.

Menerapkan keberlanjutan pada strategi bisnis jangka panjang

Ketika memutuskan untuk mengadopsi prinsip keberlanjutan, karena keunikkan tiap organisasi berbeda, maka perlu strategi tersendiri dalam tataran praktis. Namun demikian, hal-hal di bawah ini bisa jadi dasar pemikiran dalam mengadopsinya.

#1 Patuh terlebih dulu

Saat menyusun strategi keberlanjutan, perusahaan harus sudah mematuhi semua peraturan yang merujuk sektor spesifik usaha yang bersangkutan. Aturan ini biasanya menyangkut polusi, energi, hak karyawan, dan tanggung jawab perburuhan. Investor tidak akan melirik perusahaan yang tidak dan belum patuh pada peraturan. Sekali perusahaan anda bisa memperlihatkan kepatuhan, berlanjut pada strategi berikutnya yang bisa memberikan nilai kompetitif.  

#2 Selalu transparan

Keterbukaan akan membangun kepercayaan investor dan klien potensial. Lingkungan perusahaan yang terbuka akan terus memperbaiki performansi. Untuk menciptakan lingkungan yang emndorong transparansi, perusahaan harus tetap melakukan komunikasi terbuka dengan seluruh pemangku kepentingannya.

#3 Mengembangkan praktik keberlanjutan yang proaktif

Di negara maju seperti AS, sejumlah perusahaan ditegur karena masalah polusi, praktik perburuhan, dan ketidakadilan sosial. Organisasi perusahaan anda dapat melihat kasus ini dan menjadikannya upaya terang benderang untuk mengatasi isu tersebut secara proaktif. Salah satu caranya memberikan pelatihan di semua level organisasi dengan proaktif guna mencegah pelanggaran keberlanjutan.

#4 Libatkan petinggi perusahaan

Investor dan konsumen biasanya setuju bahwa penting sekali jika petinggi perusahaan berperan besar dalam soal keberlanjutan di organisasi bisnisnya. Namun sayangnya, hanya 42% dari organisasi bisnis yang petingginya dilaporkan aktif dalam praktik keberlanjutan organisasi. Perusahaan anda sebaiknya melakukan narasi yang paling baik agar bisa menarik petinggi terlibat dalam menciptakan dan mengimplementasikan strategi keberlanjutan.

#5 Libatkan organisasi

Jika kita berharap strategi keberlanjutan yang dilakukan bisa efektif, maka lebih dari sekedar para petinggi yang harus terlibat. Semua elemen organisasi harus ikut serta. Keberlanjutan harus menjadi bagian dari “DNA” perusahaan. Keberlanjutan juga menjadi kebutuhan dalam setiap keputusan organisasi. Keberlanjutan lebih besar dari perusahaan itu sendiri. Prosedur dan kebijakan menjadi diterapkan agar seluruh anggota organisasi mengadopsinya secara serius.

Untuk bumi dan bisnis perusahaan yang lebih baik

Kenyataannya, keberlanjutan lebih dari sekedar menjadikan bumi tempat tinggal yang lebih baik. Dengan menerapkan keberlanjutan yang terukur dalam organisasi, anda bisa mendapatkan dan mempertahankan konsumen dan investor. Keberlanjutan adalah masa depan perusahaan, jadi lakukanlah sekarang sebelum bisnis anda mengalami kegagalan.   

banner