× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Ayo Main Diluar Rumah Sambil Belajar

By Redaksi
Dok. Yayasan Hidung Merah

Jakarta – Majalahcsr. Anak-anak perlu waktu untuk bermain. Namun dengan bermain, anak-anak sekaligus juga bisa belajar.

Visi pemerintah sebagaimana tertuang dalam himbauan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang mendorong metode belajar lebih banyak dilakukan di luar ruangan agar generasi muda dapat beradaptasi dan merasakan konkritnya pembelajaran yang didapatkan. Pendidikan bukan semata-mata hanya untuk urusan akademik, tetapi dapat diperoleh sambil bermain dan belajar, seperti konsep yang diadaptasi dalam permainan tradisional.

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS), PT Johnson & Johnson Indonesia, melalui salah satu brand unggulannya, Combantrin, bersama-sama dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) serta Kementerian Sosial Republik Indonesia (KEMENSOS RI) menghimbau masyarakat khususnya para orangtua untuk membangkitkan semangat bermain dan belajar melalui gerakan nasional #JamMainKita.

Dalam kegiatan ini, 500 anak Indonesia dan lebih dari 100 tenaga pendidik beserta orangtua diundang untuk bermain permainan tradisional bersama di halaman Istana Merdeka pada hari ini, tanggal 4 Mei 2018 dengan tema “Bermain dengan Gembira”.

Gerakan #JamMainKita ini diwujudkan dengan bermain permainan tradisional yang tidak hanya akan mengembangkan karakter anak, namun juga mengajarkan anak-anak tentang pentingnya kebudayaan dan kemajemukan bangsa.

Dok. JnJ

Menteri Sosial Republik Indonesia, Idrus Marham menyatakan dukungannya pada acara ini. Gerakan nasional #JamMainKita dikatakannyanmengangkat nilai-nilai budaya Indonesia melalui permainan tradisional.

“Harapan kami ke depan, #JamMainKita tidak hanya sebagai sebuah selebrasi, tetapi juga dapat menjadi sebuah kebijakan resmi terkait pendidikan anak, seperti Inpres (Instruksi Presiden) dan Permen (Peraturan Menteri), supaya bermain permainan tradisional di luar ruangan dapat menjadi salah satu kurikulum sekolah, serta mendapat dukungan berupa penyediaan fasilitas ruang publik yang aman bagi anak-anak untuk bermain permainan tradisional,” ujarnya.

Acara yang digelar pada hari Jumat, (4/5) merupakan lanjutan dari gerakan nasional #JamMainKita pada 25 Maret 2018 lalu. Serupa dengan gerakan publik sebelumnya, kali ini serangkaian kegiatan menarik akan dilakukan bersama anak-anak, seperti menyanyi serta penyelenggaraan aneka lomba dan permainan tradisional,seperti balap egrang, ogor ban dan gobak sodor serta permainan engklek, ular naga dan lompat tali untuk memeriahkan acara di Istana Merdeka tersebut.

Pada kesempatan ini, Presiden Jokowi juga melakukan dialog bersama anak-anak dengan mendongeng tentang permainan tradisional yang biasa beliau mainkan pada waktu kecil dan bermain kuda lumping bersama Presiden Jokowi.

Dengan kemajuan teknologi, saat ini banyak keluarga Indonesia mengandalkan gawai (gadget) dan bahkan lebih menyukai apabila anak-anak mereka memilih bermain di dalam rumah. Kondisi ini telah mengubah definisi anak-anak tentang bermain.

“Padahal bermain permainan tradisional di luar ruangan banyak melibatkan aktivitas fisik yang mendorong stimulasi motorik dan psikologis anak yang akan membantu perkembangannya,” Presiden Direktur PT Johnson & Johnson Indonesia, Lakish Hatalkar dalam rilisnya, Sabtu (5/5).

Lakish menambahkan, melalui gerakan nasional #JamMainKita, diherharapkan tenaga pendidik dan orangtua tergerak untuk membebaskan anak-anaknya bermain di luar. Khususnya bermain permainan tradisional sebagai sarana mendidik mereka dalam mengajarkan nilai-nilai sosial, pembentukan karakter dan kecintaan akan budaya, dengan cara yang seru dan mengasyikkan.

Bermain dan mendapatkan pendidikan adalah dua (2) aspek penting bagi anak-anak. Namun banyak anak-anak yang saat ini tidak memiliki kesempatan untuk bermain yang seutuhnya. Bermain yang seutuhnya berarti bersentuhan dengan tanah, air, angin dan udara. Bukan hanya sebagai ‘hak’ anak, namun bermain juga dapat mengembangkan karakter anak.

Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si., selaku Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), menyadari bahwa Indonesia kaya akan budaya dan memiliki banyak permainan tradisional yang hampir terlupakan. #JamMainKita bisa menjadi kesempatan untuk memperkenalkan dan memopulerkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda Indonesia.

“Permainan tradisional juga bisa menjadi media untuk melestarikan nilai budaya dan tradisi daerah yang menjadi kekayaan bangsa kita dan juga mengembangkan kemasyarakatan bangsa,” paparnya.

Untuk mengajak lebih banyak lagi keluarga Indonesia agar bergabung mendukung gerakan nasional #JamMainKita ini, masyarakat luas dapat memperoleh informasi mengenai kegiatan kampanye #JamMainKita melalui www.combantrin.co.id atau instagram CombantrinID dan youtube Combantrin Indonesia.

Coba saja tanya soal film, obrolan pria berkacamata ini sulit berhenti. Sudah puluhan karya berkualitas ia hasilkan demi kemajuan industri perfilman nasional. Peran yang digelutinya pun bermacam, mulai dari penulis skenario, sutradara, hingga produser. Beragam penghargaan film sudah digenggam hasil dari kerja keras, dan pengakuan atas prestasi serta dedikasi. Pria yang akrab disebut Aris lahir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]