× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

AXA Mandiri Bayarkan Klaim Nasabah Korban Bencana Palu Rp 2,3 Miliar

By Redaksi

PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) telah membayarkan klaim dengan nilai total Rp 2,3 miliar kepada pemegang polis dan ahli waris dari nasabah yang menjadi korban bencana alam di Palu, Sulawesi Tengah. Direktur AXA Mandiri, Henky Oktavianus mengatakan perusahaan melakukan tindakan proaktif untuk melakukan pendataaan dan mengetahui nasabah yang terdampak dari musibah gempa bumi, tsunami dan kecelakaan penerbangan yang belum lama terjadi.

“Kali ini kami membayarkan klaim kepada pemegang polis dan ahli waris nasabah yang terdampak musibah sebagai komitmen dan penyampaian amanah yang telah dipercayakan kepada perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Kami berharap apa yang kami berikan ini bermanfaat bagi ahli warisnya,” ujar Henky, di Jakarta, Sabtu (08/12/2018).

Nilai total Rp 2,3 miliar tersebut diserahkan kepada 19 nasabah yang menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu. Selain pembayaran klaim bencana Palu, AXA Mandiri telah menyerahkan Rp 813 juta kepada nasabah yang terdampak bencana gempa bumi di Lombok sebagai nilai pengembalian investasi (redemption). Saat ini AXA Mandiri juga tengah bersiap menyerahkan klaim asuransi kepada ahli waris nasabah AXA Mandiri yang turut menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610.

Sejalan dengan tujuan perusahaan agar dapat memberdayakan masyarakat Indonesia agar memiliki kehidupan yang lebih baik (empower all Indonesian to live better lives), AXA Mandiri juga melakukan serangkaian kegiatan tanggung jawab perusahaan di Palu dan Lombok dengan turut memberikan pelayanan kesehatan di posko kesehatan “BUMN Hadir untuk Negeri” yang didukung oleh Bank Mandiri dan anak usaha Mandiri Group lainnya. Bantuan tanggap darurat tersebut guna mendukung proses pemulihan melalui pelayanan dan penyuluhan kesehatan, serta trauma healing kepada karyawan, keluarga, dan masyarakat di wilayah terdampak bencana.

 

 

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]