banner
Dok. DNV JL
Berita

APP Cukup Buat Satu Laporan, Yaitu SR

1682 views

Jakarta – Majalahcsr. Salah satu perusahaan yang telah membuat laporan keberlanjutan / Sustainability Report (SR) adalah Asia Pulp and Paper (APP). Perusahaan berbasis sumber daya alam ini menggunakan metode dari Global Report Initiatif (GRI).

Padahal APP perusahaan yang berbasis dari sumber daya alam kayu biasanya rentan akan urusan sumber daya alam yang rusak. Bagaimana APP bisa membuat SR? Beberapa waktu lalu, Majalahcsr.id sempat berbincang dengan Environmental and Social Footprint Supervisor, Asia Pulp & Paper (APP), Librian Anggraeni. Berikut petikannya ;

Kenapa membuat SR?

Kita ingin mengedukasi suplier, kenapa penting untuk dilaporkan, itu yang ingin kita bangun. Makanya dengan adanya platform ini, kita ingin suplier juga diberi kesadaran, bahwa dengan mereka lapor bisnisnya juga terbantu. Mereka tidak hanya mempromosikan dari sisi bisnis, bahwa bisnis mereka juga berdampak positif pada masyarakat lokal atau terhadap lingkungan.

Apa tantangan menerapkan Sustainability dalam bisnis?

Komitmen sustainability kita salah satu yang penting adalah dari sisi suplai chain. Suplai chain kita banyak dan bermacam-macam, yang paling material adalah dari suplai kayu.

Tantangannya adalah untuk memanaj sustainability performace dari suplier kayu karena belum punya platform yang standar dan bisa diikuti, sehingga informasi dasar itu bisa diperoleh dalam periode waktu yang cukup dan juga datanya reliable.

Bagaimana kemudian bisa meminta data yang reliable?

Sebelumnya kita biasa minta data berdasarkan proyek, misalnya sertifikasi, konservasi. Tapi GRI punya standar yang cukup komprehensif. Jadi kalau mau lapor bikin sustainability report kita dikasih kuesioner atau extra sheet untuk data report kemudian di distribusikan ke supplier agar mereka isi.

Dok. Twitter 

Apa kelemahannya?

Kelemahannya waktu, dan kadang datanya tidak konsisten dengan di lapangan.

Ada kroscek ke lapangan?

Dari sisi kita, kalau sustainability reporting tentu ada proses verifikasi dari independent auditor. Biasanya setelah kita bikin laporan, mereka akan datang ke lapangan untuk cek data itu benar atau tidak.

Apa harapan membuat SR ini?

Harapan kita dengan platform ini kita punya skema audit, diantaranya identifikasi, misalnya untuk sustainable forest management. Harapannya semua proses sertifikasi menuju pada satu sumber data. Sehingga saat ada audit ke lapangan kalau ada data yang tidak akurat bisa segera diperbaiki dan dimasukkan kembali ke platform.

Bagaimana sebelum membuat SR?

Kalau skema auditnya beda, pakai datanya beda, secara internal tidak membantu kita untuk improve. Kalau ada satu sumber data harapannya konsisten, kalau di improve satu , semua skema audit kena. Selain membantu APP, suplier secara operasi juga efisien.

banner