× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Aplikasi Global Forest Watch Kini Bisa Pantau Deforestasi Menembus Awan

By Redaksi
Ilustrasi Deforestasi. Foto : iStock.com/Harvepino

MajalahCSR.id – Sistem pelacakkan citra satelit untuk hutan yaitu Global Forest Watch, memungkinkan siapapun bisa memonitor penggundulan hutan (deforestasi) di banyak lokasi melalui perangkat laptop.  Namun, program pencitraan satelit ini punya kekurangan: tak bisa memantau aktivitas penjarah hutan yang terlindungi oleh awan. Kini kabar baiknya, kemampuan sistem program tersebut sudah ditingkatkan dan bisa memanfaatkan radar agar mampu menembus awan.

“Secara sederhananya, satelit mengirimkan gelombang radio ke bumi dan mengumpulkan umpan baliknya,” ungkap Mikaela Weisse, salah satu administrator program, seperti diungkap Inhabitat dari NPR. Dioperasionalisasi oleh European Space Agency, aplikasi ini kini bisa mengirim citra gambar yang lebih tajam.

“Jika kita bisa mendeteksi deforestasi dan sejenisnya sedini mungkin, kita punya kesempatan untuk melaporkan pada pihak berwenang untuk mencegah aksi lebih lanjut,” terang Weisse.

Software ini akan memindai adanya perubahan, seperti pohon yang tiba-tiba hilang, dan memberi tahu jika mendeteksi sesuatu yang mencurigakan. Setiap sekali dalam seminggu, satelit akan memindai ulang setiap lokasi yang tengah diamati.

Global Forest Watch merupakan software popular di kalangan masyarakat ilmuwan, yaitu warga biasa yang tertarik dengan ilmu pengetahuan, dan ingin ambil bagian dalam pencegahan penggundulan hutan. Aplikasi ini dipengaruhi oleh kombinasi kecerdasan buatan dan kepintaran penggunanya untuk memonitor hutan di dunia.

Sejumlah aksi perambahan hutan memang  kerap terjadi. Para pelaku seolah menyadari bahwa aksi mereka tak akan terlihat oleh satelit karena terhalang oleh awan. Tak heran mereka melakukannya saat hujan turun, demikian diungkapkan Weisse. Ini menjadi masalah besar terutama di kawasan tropis. “Indonesia, menurutku, memiliki musim hujan yang cukup panjang,” sebut Weisse. “Tak heran (daratan) seringkali tertutupi oleh awan.”

Global Forest Watch bisa diakses siapapun untuk memantau aksi ilegal deforestasi secara “real time”. Semoga saja dengan keberadaan aplikasi ini, perusahaan besar yang berjanji untuk tak mendukung deforestasi bisa merealisasikan janji mereka.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]