× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Ancaman Sampah Plastik di Laut

By Redaksi
Dok. Inhabitat.com

Jakarta – Majalahcsr.Keberadaan plastik di laut bisa tiga kali lipat antara 2015 dan 2025, hal ini dimuat dalam Laporan Foresight Future of the Sea, laporan baru untuk pemerintah Kerajaan Inggris.  Didalamnya dikatakan bahwa lingkungan laut menghadapi perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya sebagai akibat dari aktivitas manusia langsung dan perubahan iklim. Para penulis juga menyarankan agar ada penyelidikan lebih lanjut.

“Kami benar-benar membutuhkan misi ke planet laut – ini adalah perbatasan terakhir,” ujar Profesor Edward Hill dari Pusat Oseanografi Nasional Inggris mengatakan kepada BBC, seperti yang dilansir oleh Inhabitat.com, Kamis (22/3).

Menurut Hill, lautan penting bagi masa depan ekonomi kita. Sembilan miliar orang akan mencari lautan untuk mendapatkan lebih banyak makanan. Namun pengetahuannya hanya sedikit tentang apa yang ada di sana. “Kami menginvestasikan banyak uang dan antusiasme untuk misi ke ruang angkasa, tetapi tidak ada yang hidup di luar sana. sedangkan di dasar laut dipenuhi dengan kehidupan. ” ujarnya.

Dok. Inhabitat.com

Laporan ini merekomendasikan pengurangan polusi dengan mencegah plastik masuk ke laut, menggunakan plastik biodegradable, atau bahkan menciptakan kampanye kesadaran publik untuk perlindungan laut. Juga menyatakan bahwa lautan menghadapi ancaman di luar polusi plastik.

Pada tahun 2100, lautan bisa menghangat 1,2 hingga 3,2 derajat Celsius, tergantung pada emisi yang mengarah ke pemutihan karang dan kemerosotan untuk spesies ikan air dingin. Laporan itu menyatakan bahwa pemanasan laut kemungkinan akan membuat adanya spesies baru di perairan Inggris, sementara keanekaragaman hayati laut bisa terkena dampak perubahan iklim dan eksploitasi berlebihan.

Namun, ekonomi laut global dapat berlipat ganda menjadi $ 3 triliun pada tahun 2030, dengan peluang seperti penambangan laut dalam dan energi terbarukan lepas pantai.

Penulis laporan merekomendasikan untuk mengembangkan penilaian yang akurat dan berguna dari lingkungan laut melalui barang dan jasa yang disediakan (termasuk makanan, menangkap karbon, mengurangi banjir, dan mendukung kesehatan manusia) sehingga eksternalitas lingkungan dapat dibuat jelas dan nilai mereka dimasukkan ke dalam membuat keputusan .

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]