× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Alumni ITB 92 Turut Berdonasi Untuk Perangi Pandemi

By Redaksi
Ucapan Terima Kasih Paramedis di RSUD Leuwiliang Bogor. Foto : Alumni ITB 92

Masa pandemi corona yang berlarut-larut, di sisi lain mengundang kebersamaan untuk saling berbagi. Wabah ini memang tak hanya mengancam kesehatan tubuh, namun juga berdampak pada kehidupan warga yang kian sulit. Masyarakat berlomba-lomba membuka saluran donasi atau bantuan bagi mereka yang amat membutuhkan.

Masyarakat dari berbagai macam profesi; pejabat, pengusaha, pesohor, artis, aktivitis, warga umum, mulai memberikan kepedulian mereka pada sesama. Perguruan tinggi sebagai salah satu institusi yang punya nilai Tridharma turut pula berkontribusi pada sesama.

Salah satunya para alumnus Instititut Teknologi Bandung (ITB). Perguruan tinggi negeri ternama di Bandung melalui alumni angkatan 92 berinisiatif untuk berdonasi. Pengumpulan donasi tersebut bahkan sudah dilakukan sejak Februari 2020.

Bantuan untuk RS Bhayangkara Bengkulu. Foto : Alumni ITB 92

“Pengumpulan dana dilaksanakan di setiap jurusan angkatan 92,” kata Pepy Febriany, Ketua Angkatan ITB 92 kepada majalahCSR.id lewat jawaban tertulis.

Hingga pertengahan April ini, alumni ITB angkatan 92 masih terus menerima donasi untuk disalurkan. Meski demikian, Pepy yang merupakan sarjana bidang Kimia ini menyebut, pihaknya tidak punya target jumlah donasi yang harus dicapai. Namun, pihaknya tak memungkiri bila di awal ada minimal jumlah donasi yang diharapkan dicapai.

“Awalnya kami menargetkan dana sebesar Rp.50.000.000. Terakhir dana yang terkumpul mencapai Rp. 114.000.000 ditambah 200 set alat pengaman diri (APD),” imbuh Pepy.

Bantuan untuk RSUD Ciawi Kabupaten Bogor. Foto :Alumni ITB 92

Donasi yang sudah masuk, dibelikan sejumlah perlengkapan medis dan untuk ongkos pendistribusiannya. Selain alat pengaman diri, dana juga dibelikan hand sanitizer, masker medis, face shield, sarung tangan dan disinfektan. Sejauh ini menurut keterangan Pepy sudah ada 10 rumah sakit yang mendapatkan bantuan.

Rinciannya di bawah ini:

  1. RS Al Islam Bandung (Desinfektan 10 pcs, Hand Sanitizer 10 L)
  2. RSUD Cibabat Cimahi (Desinfektan 10 pcs, Hand Sanitizer 10 L)
  3. RSU Bina Sehat Kab. Bandung (Desinfektan 20 pcs, Hand Sanitizer 20 L, Face shield 50 pcs, APD spunbond 50 pcs)
  4. Puskesmas Kesambi Cirebon (Face shield 50 pcs, APD Spunbond 50 pcs)
  5. RSUD H. Damanhuri Barabai Kalimantan Selatan (Masker 5 box, Face shield 100 pcs, APD Parasut 75 pcs)
  6. RS Bhayangkara Bengkulu (Masker 5 box, Face shield 100 pcs, APD Parasut 75 pcs)
  7. RSUD Ciawi (Masker 10 box, APD spunbond 50 pcs, APD parasut 15 pcs, Face shield 36 pcs, Hand sanitizer 16 L)
  8. RSUD Sekarwangi Sukabumi (Masker 6 box, APD spunbond 50 pcs, APD parasut 15 pcs, Face shield 32 pcs, Hand sanitizer 16 L, Sarung tangan 1 box)
  9. RSUD Leuwiliang Bogor (APD parasut 60 pcs, Face shield 32 pcs, Hand sanitizer 16 L, Masker 6 box, sarung tangan 1 box)
  10. RS PON Cawang (APD parasut 60 pcs, Masker 14 box, Sarung tangan 2 box)

Sejauh ini, mulai dari pengumpulan donasi, pembelian peralatan APD, hingga pendistribusian dilakukan secara mandiri.

“(Kerjasa sama) Hanya dengan teman-teman angkatan 92 saja,” pungkas Pepy. Pepy  dan rekan-rekannya alumni ITB angkatan 92 baru saja menyelesaikan distribusi donasi.  

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]