× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

Agar Anak Tak Bosan dan Bisa Belajar di Rumah Saat Pandemi Corona

By Redaksi
Ilustrasi Anak Belajar dan Bermain di Rumah. Foto : Istimewa

Work from home (WFH) dan social/physical distancing (pembatasan jarak dengan orang lain) kini telah menjadi ruang rutinitas baru karena adanya imbauan dari pemerintah.  Sebelumnya pemerintah memberhentikan seluruh aktivitas perkantoran demi mencegah penyebaran virus COVID-19.

Tidak hanya perkantoran, sekolah dan instansi belajar lainnya juga memberhentikan sementara kegiatan belajar-mengajar tatap muka. Kini belajar anak-anak sekolah dilakukan di rumah masing-masing. Perubahan rutinitas ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Selain harus bekerja di saat yang bersamaan juga menemani bermain dan membantu anak belajar.

Para orang tua pun harus memutar otak, mencari aktivitas anak yang menyenangkan namun tetap mengasah kemampuan. Berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak-anak selama di rumah.

1. Buat Sesi Homeschooling jadi Menyenangkan!

Membuat sesi belajar di rumah terkesan susah-susah gampang. Perlu upaya kreatif membawa suasana ruang kelas anak ke rumah. Orang tua berupaya menjadikan konsentrasi anak sama dengan di sekolah. Cobalah membuat ruangan khusus untuk anak belajar. Siapkan peralatannya seperti meja, kursi, laptop dan buku-buku dengan baik. Penyebutan pun kalau seandainya bisa, diganti dengan Ibu atau Bapak, seperti halnya di ruang kelas. Kreasikan jadwal belajar yang sama, ada buat bel istirahat, dan selingi dengan games seru yang berkaitan dengan pembelajaran.

Tips di atas dapat menjadikan mereka terbiasa dengan jadwal yang baru dan mendapatkan suasana yang mirip dengan sekolah. Berikan mereka sesi untuk menelpon teman-teman mereka juga di waktu istirahat. Laporkan sesi belajar tersebut ke guru dengan cara yang menyenangkan pula, seperti merekamnya di video. Orang tua juga bisa ajak anak membantu di dapur untuk sesi makan siangnya. Jadi, selagi mereka mengerjakan tugas, kita dapat mengerjakan pekerjaan seperti biasa.

2. Masak Jajanan Sekolah Bersama

Selama ini, kita tidak tahu jajanan seperti apa yang biasa dikonsumsi oleh anak di sekolah. Dengan menghabiskan waktu di rumah, orang tua punya keuntungan mengontrol seluruh makanan yang dikonsumsi oleh anak. Pengeluaran bahkan bisa dihemat karena tidak perlu memberikan uang jajan. Agar tidak bosan dengan makanan rumah yang itu-itu saja, cobalah berkreasi bersama untuk membuat jajanan sekolah. Kamu bisa membuat Cilung, Telung, Siomay, Bakso, atau yang lainnya dengan bahan-bahan yang lebih sehat.

3. Ajak Anak untuk Tetap Piket

Setiap hari, guru di sekolah biasanya memiliki jadwal piket yang telah disusun untuk siswa di kelas. Orang tua bisa mengadopsi ide ini dengan menjadikan piket di sekolah anak, menjadi bersih-bersih rumah bersama-sama. Tidak hanya menghapus papan tulis seperti biasanya, kita bisa membuat anak bersih-bersih debu di rumah atau menyapu ruang belajar dan kamar tidurnya. Tidak hanya mengajarkan kedisiplinan dan menjaga kebersihan, mereka juga sekaligus meringankan beban pekerjaan rumah, bukan? Jangan lupa berikan pujian, atau bahkan ada apresiasi tertentu.

4. Buat Kegiatan Ekstrakurikuler Sederhana

Taekwondo, Silat, English Club, dan sebagainya menjadi aktivitas lain di sekolah untuk menggali potensi anak selain di bidang akademis. Untuk mengisi kekosongan kegiatan tersebut, kita dapat membuat ekstrakulikuler yang bisa dilakukan di rumah. Sebut saja kelas melukis, fotografi, bahkan olahraga. Sediakan kelas ekstrakurikuler sesuai dengan minatnya, berikan sesi 50-90 menit untuk anak berfokus pada kegiatan  tersebut. Siapkan barang-barang penunjang yang dibutuhkan dengan memanfaatkan peralatan rumah. Ajak seluruh anggota rumah untuk mengikuti kegiatan ini, agar menjadi lebih seru dan menyenangkan.

5. Olahraga Sambil Bermain

Walaupun sedang di rumah saja, kesehatan fisik anak harus tetap dijaga. Latih anak untuk tetap meluapkan energi-energi tersebut dengan berolahraga bersama orang tua. Berikan mereka pilihan lain untuk beraktivitas, seperti bermain skipping, senam bersama, cardio ringan, atau zumba. Anak dapat tetap merasakan kesenangan di tengah rutinitas olahraga sambil bermain yang baru.

Walau tak mudah, bekerja dari rumah sesungguhnya bisa menjadi peluang untuk mendekatkan diri dan menghabiskan waktu dengan anak-anak melalui kegiatan yang seru. FWD Life mendorong para nasabah dan keluarga tetap menjalani keberkahan hidup, di tengah masa pandemi ini. Ada banyak kegiatan yang FWD Life lakukan untuk mendukung para nasabah dan keluarga mereka agar tetap asik dan produktif walaupun #dirumahaja.

Tetap jaga kesehatan, kebersihan, dan stamina keluarga agar terus bersemangat hingga kondisi dan rutinitas nantinya sudah normal kembali. Terus berpikir positif, semangat dan produktif bersama orang-orang tersayang.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]