× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Perkuat Database dan Transparasi, FI Jalin Kemitraan dengan Filantropi Cina

By Redaksi
FI jalin kerja sama dengan Asosiasi dan Filantropi China

Dunia modern kian memahami makna dari kegiatan berbagi pada yang membutuhkan. Fenomena kemunculan banyak lembaga amal adalah salah satu buktinya. Di Indonesia sebagai negara yang masyarakatnya pernah berperingkat teratas soal aksi filantropi, ada beberapa lembaga nirlaba yang mewadahinya. Salah satunya Filantropi Indonesia (FI) yang dibentuk pada 2003 lalu.

Kini Filantropi Indonesia tidak sekedar bermitra dalam lingkup lokal. FI belum lama ini menjalin kemitraan dengan beberapa asosiasi lembaga filantropi di Cina. Kemitraan ini dalam bentuk pengembangan  real time database dan indeks transparansi lembaga filantropi.  

Dua instrumen tersebut dinilai sebagai perangkat modern dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas filantropi di berbagai negara, termasuk di Cina. Karena itu, Filantropi Indonesia dengan dukungan dari Ford Foundation melakukan kunjungan ke Cina pada 13 – 16 Agustus 2019 dan mengkaji pengembangan real time data base dan Foundation Transparancy Index (FTI) di China Foundation Center (CFC).

Foundation Transparancy Index sudah diakui dan menjadi rujukan bagi lembaga-lembaga filantropi Cina dan filantropi global sebagai salah satu solusi inovatif dan standar baru dalam mendorong dan meningkatkan transparansi lembaga-lembaga filantropi.

Hamid Abidin, Direktur Eksekutif Filantropi Indonesia, menjelaskan bahwa FTI merupakan sistem database lembaga filantropi yang dibangun untuk memberikan layanan informasi berbasis online secara realtime kepada publik mengenai lembaga filantropi di Cina berikut program dan laporan keuangannya. CFC sebagai pengelola FTI mengumpulkan informasi tersebut dari laporan yayasan yang disampaikan di situs organisasinya dan laporan yang disampaikan kepada pemerintah.

Dari informasi-informasi inilah, FTI kemudian melakukan pemeringkatan berdasarkan indikator yang sudah ditetapkan untuk menentukan posisi dan peringkat yayasan tersebut. FTI memiliki 40 indikator transparansi yang dikelompokkan dalam 4 katagori: informasi dasar organisasi, informasi program/proyek, informasi keuangan dan informasi donor. Posisi dan peringkat yayasan di FTI bersifat dinamis bergantung pada seberapa lengkap data yang mereka sampaikan ke publik.

Cina dikenal sebagai salah satu negara yang kegiatan filantropinya berkembang sangat pesat dalam sepuluh tahun terakhir. Di negara tirai bambu yang dikenal sangat tertutup ini, sektor filantropi baru tumbuh pada tahun 2008 yang dipicu oleh terjadinya gempa bumi dahsyat di wilayah Wenchuan. Bencana nasional itu dinilai sebagai momentum kebangkitan filantropi Cina yang menggerakkan ribuan inisiatif penggalangan dan penyaluran sumbangan oleh berbagai yayasan.

“Beberapa pihak menganggap (perubahan iklim) sepele. Aku tidak.” Kalimat tegas itu keluar dari mulut gadis remaja 16 tahun asal Swedia bernama Greta Thunberg. Greta adalah representasi dari sedikit remaja yang sangat peduli dengan lingkungan, terutama perubahan iklim. Suatu hari di musim panas lalu, Greta membolos dari sekolah. Greta tak sembarang membolos. Ia duduk manis di […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]