× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK
Workshop Sustainability Report

5 Inovasi Si Ampas Kopi

By Redaksi
Ilustrasi Ampas Kopi. Foto : bustle.com

Apa yang terlintas saat mendengar kata ampas kopi? Limbah yang harus cepat dibersihkan dari cangkir? Ampas kopi yang biasanya langsung dibuang, hakekatnya punya ragam manfaat lain.

Tahukah anda dalam sehari, ada dua miliar cangkir kopi dikonsumsi di seluruh dunia. Seperti diulas weforum.org, kebanyakan ampas kopi sisa konsumsi dibuang begitu saja. Walhasil, 6 juta ton ampas kopi setiap tahunnya terbuang ke lahan. Ini tentu saja kabar buruk bagi lingkungan. Proses terurainya kopi akan melepas gas metana ke udara. Bahayanya, metana adalah penyebab kedua terbesar gas rumah kaca yang dua kali lebih kuat dibanding CO2.  

Selain residunya yang berdampak lingkungan, kopi juga banyak sisi positif. Zat kafein dalam takaran tertentu bisa mengurangi resiko kanker, daya tahan tubuh meningkat, sampai memperkuat daya ingat. Bagaimana dengan ampasnya? Ternyata ampasnya pun bisa dimanfaatkan.

Ada 5 manfaat ampas kopi (di luar dugaan) yang sebenarnya ada kalau diolah. Lima manfaat yang juga ada kaitannya dengan prinsip ekonomi sirkular, yaitu:

1. Biofuels

Kalau anda mendiamkan minuman kopi beberapa saat, akan terlihat lapisan yang bercahaya di permukaan. Lapisan itu adalah minyak nabati yang berasal dari biji kopi. Tidak semua lapisan minyak ini terlepas ke permukaan minuman. Banyak diantaranya masih ada dalam ampas kopi usai diseduh. Minyak inilah yang bisa diekstrak menjadi campuran bahan bakar biofuel. Dalam penelitian, waralaba Dunkin’ Donuts di Amerika, mengembangkan rumah percontohan yang energinya berasal dari minyak kopi.

Dalam prosesnya, minyak ampas kopi diekstrak lalu dicampur dengan alkohol untuk memicu reaksi kimia yang dinamakan transesterification. Proses ini menghasilkan biodiesel yang terdiri campuran 80% kopi dan 20% alkohol ditambah glycerin sebagai produk sampingan.

Biodiesel ini lalu dicuci dan dijernihkan untuk menghasilkan produk siap pakai. Kelak biodiesel ini dipakai menjadi bahan bakar pembangkit listrik standar. Di London, Inggris, bahan bakar ini sudah digunakan sebagai pengganti solar konvensional untuk bus lokal.

2. Gelondongan Ampas Kopi

Di belahan dunia 4 musim, nyaris setiap rumah ada tempat perapian untuk menghangatkan tubuh. Ranting atau batang pohon (kayu bakar) biasanya dipakai untuk menyalakan perapian. Tapi bagaimana jika diganti kayu “ampas kopi”?

Sebuah perusahaan bioteknologi di Inggris mengumpulkan ampas kopi dari gedung perkantoran, universitas, dan stasiun kereta dari berbagai wilayah di Inggris.   

Di pabrik daur ulang perusahaan (yang tak disebutkan namanya) di kawasan Cambridgeshire, setiap harinya ribuan ton ampas kopi diolah dan dibentuk menjadi gelondongan.

Setiap gelondong yang terbuat dari 25 cangkir penuh ampas kopi, perusahaan mengklaim bisa membuat api yang 20% lebih hangat dan lebih lama durasinya dibanding kayu biasa.  Emisi yang ditimbulkan pun lebih rendah 80% dibanding ampas kopi yang dibuang ke lahan.

3. Menangkap Gas Rumah Kaca

Alih-alih dibuang ke lahan yang memicu gas metan, para ahli menemukan cara untuk mengikat CO2 dan gas metan di udara menggunakan ampas kopi.

Sebuah hasil riset yang dipublikasikan jurnal Institut Physics’ Nanotechnology, mengungkapkan, memanaskan ampas kopi dengan potassium hidroksida memicu zat yang bisa menyimpan metan.

Zat yang dihasilkan dari pengolahan ampas kopi ini dapat menyimpan gas metan hingga 7% dari berat total. Bahkan zat ini mampu menahan zat metan dengan stabil di dalam suhu ruang.

Selain metana, zat ini juga bisa menyerap CO2 dan ongkosnya jauh lebih murah dibanding metode penyerap lain yang saat ini tersedia.

4. Pupuk

Kemungkinan metode terbaik memanfaatkan ampas kopi, menjadikannya pupuk. Fakta ini mendorong banyak kafe dan waralaba kedai kopi menawarkan ampas kopinya dibawa konsumen untuk tanaman mereka.  

Tapi yang perlu diperhatikan, sebuah studi mengungkap, ampas kopi harus disimpan selama 98 hari, sebelum ditebar ke tanaman. Jika lebih awal, kafein tinggi, asam klorogenik, dan tannindlam ampas kopi menjadi racun bagi tanaman.

Bila lewat prosedur yang benar di atas, saat racun kopi bagi tanaman itu hilang, tanaman dapat keuntungan dari potassium dan nitrogen yang berasal dari biji kopi yang dibakar.  

5. Pencuci Rambut

Ampas kopi yang kaya minyak nabati, potassium, dan nitrogen, ampas kopi yang bertekstur kasar bisa dimanfaatkan sebagai bahan alternatif produk pembersih di rumah.    

Ampas kopi bahkan bisa membersihkan rambut dan permukaan kulit kepala. Ampas ini bisa membersihkan residu rambut dan kulit kepala. Bahkan ada sejumlah produk perawatan wajah yang berbahan dasar ampas kopi. Salah satunya Rebrew.

Nama lengkapnya Akbar Ghifari. Biasa dipanggil Abay oleh rekan-rekannya. Mahasiswa jurusan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2016 ini seperti kebanyakan mahasiswa lain, sehari-harinya berkuliah dan berkeinginan secepatnya lulus. Namun bila berbincang dengannya, siapapun pasti merasa kagum dengan kecerdasan laki-laki muda ini. Muda, bersemangat, penuh ide, dan bisa memimpin rekan-rekannya di Niracle. Yang disebut terakhir […]

[contact-form-7 404 "Not Found"]