× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Pohon Ini Ternyata Menyerap Karbondioksida

By Redaksi
Sumber: wikipedia.org

Jakarta – MajalahCSR. Nama lain trembesi adalah Samanea saman, ataupun Albizia saman atau dalam bahasa inggris dikenal sebagai rain tree. Bibit trembesi awalnya dibawa dari Suriname ke Hindia Belanda bersama imigran pada tahun 1890 – 1939.

Ketika Hindia Belanda (sekarang Indonesia) diambil alih Kerajaan Belanda dari tangan VOC pada tahun 1800, otomatis kekuasaan VOC menjadi milik koloni Kerajaan Belanda. Saat 1863 perbudakan dihapuskan, Belanda mulai mendatangkan imigran asing dari koloni lainnya.

Antara tahun 1890 – 1939, Belanda mendatangkan imigran dari Jawa Tengah ke Suriname untuk dijadikan pekerja perkebunan. Pada kurun waktu itulah bibit trembesi dibawa dari Amerika Selatan ke Indonesia.

Daun trembesi ini sensitif terhadap cahaya dan menutup secara bersamaan dalam cuaca mendung sehingga air hujan dapat menyentuh tanah di bawah pohon.

Grafis: Pertumbuhan Trembesi

Trembesi bisa menyerap CO2 lebih banyak dibandingkan dengan pohon lain. Berdasarkan penelitian Hartwell (1967-1971) di Venezuela, akar trembesi dapat digunakan sebagai obat tambahan saat mandi air hangat untuk mencega kanker.

Ekstrak daun trembesi juga dapat  menghambat pertumbuhan mikrobakterium Tubercolosis (Perry, 1980) yang dapat menyebabkan sakit perut. Selain itu, trembesi juga dapat digunakan sebagai obat flu, sakit kepada dan penyakit usus (Duke and Wain, 1981).

 

Sumber : Djarum Trees for Life.

Redaksi

[contact-form-7 404 "Not Found"]