× BERITA WAWASAN GALERI RAGAM PERANTI KONSULTASI KONTAK

Cile Ciptakan Lima Taman Nasional di Area Seluas 10 Juta Hektar

By Redaksi
Deposit Photos, Carolina Del Campo/Flickr and payayita/Flickr

Cile – Majalahcsr. Dalam sebuah tindakan konservasi penting, Cile telah menciptakan lima taman nasional baru di lebih dari 10 juta hektar tanah di Patagonia. Satu juta hektar ini disumbangkan kepada pemerintah Cile oleh filantropis Amerika Kristine McDivitt Tompkins yang juga mantan CEO Patagonia Inc., dan almarhum Doug Tompkins, yang mendirikan North Face dan Esprit.

Presiden Cile Michelle Bachelet menandatangani undang-undang yang menciptakan taman ini, dengan membuat 17 rute menuju lokasi taman yang luas, melalui kawasan yang indah dan jarang penduduknya.

Sumbangan satu juta hektar dari Tompkins merupakan sepuluh tahun dari kegiatan konservasi tanah di Cile, dan menjadi sumbangan terbesar dalam sejarah yang berasal dari tanah milik pribadi. Tempat yang indah, Patagonia adalah tempat Doug Tompkins meninggal dunia pada tahun 2015 dalam sebuah kecelakaan olahraga kayak.

Dok. Deposit Photos, Carolina Del Campo/Flickr and payayita/Flickr

Tompkins adalah salah satu dari beberapa pemilik tanah asing di Patagonia, bukan tanpa kontroversi atau perbedaan pendapat dari penduduk setempat. Namun, sumbangan tanah mereka menandai tonggak utama dalam konservasi Cile.

“Ini bukan hanya tindakan pelestarian yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Bachelet dalam sebuah pidato di Patagonia, seperti yang dilansir oleh The Guardian dan dikutip dari Inhabitat.com, selasa (30/1).

Menurutnya ini adalah cara lain untuk pemanfaatan lahan. Menggunakan sumber daya alam dengan cara tidak merusaknya. Memiliki pembangunan berkelanjutan adalah satu-satunya pengembangan ekonomi yang menguntungkan dalam jangka panjang.

Dok. Deposit Photos, Carolina Del Campo/Flickr and payayita/Flickr

Warisan lingkungan Bachelet tidak terbatas pada Patagonia. Kini pada akhir masa jabatannya, Bachelet juga baru saja menciptakan salah satu Kawasan Perlindungan Laut terbesar di dekat Pulau Paskah, yang melestarikan 720.000 kilometer persegi di Samudra Pasifik.

“Presiden Bachelet meninggalkan warisan perlindungan lingkungan yang tegas,” ujar penasihat program Pew Bertarelli Ocean Legacy, Maximiliano Bello, kepada The Guardian.

Dikatakannya bahwa peninggalan ini lebih mengesankan karena Cile merupakan negara berkembang, dengan sejarah perkembangan dan eksploitasi sumber daya yang panjang serta dalam banyak kasus eksploitasi berlebihan. “Jika Cile dapat mengambil langkah-langkah lingkungan yang sangat besar ini, hanya ada beberapa alasan mengapa negara maju juga tidak dapat bertindak. ” tukasnya.

 

Keywords: , ,
[contact-form-7 404 "Not Found"]